PORTALMEDIA.ID — Kelompok Advokat Pengawal Demokrasi (APD) melaporkan calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan ke Bawaslu pada Rabu (20/12/2023).
Penyebab laporan tersebut, karena Anies dianggap menyindir capres Prabowo Subianto dalam acara Deklarasi Alim Ulama se-Jambi, Kamis (14/12). Menurut APD, Anies dianggap tidak beretika dan melanggar peraturan kampanye.
“Iya, kami yang melaporkan. Bawaslu sudah menerima laporan dan akan ditindaklanjuti,” kata Narahubung APD Yayan, Kamis (21/12/2023), dilansir Katadata.
Baca Juga : Berubah Jadi Parpol, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan
Yayan menilai Anies telah membuat calon presiden lain sebagai bahan tertawaan, sehingga tidak beretika. Anies diduga melanggar larangan Kampanye Pemilu dalam Pasal 280 (1) huruf c juncto Pasal 521 Undang-Undang Pemilu. Selain itu juga Pasal 72 (1) huruf c Peraturan KPU No. 20 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu.
Menurutnya, pihaknya meminta Bawaslu menyidik hingga memutus laporan itu dengan menyatakan Anies Baswedan bersalah. “Sehingga cara-cara tidak beretika yang menyerang pribadi lawan politiknya di dalam pelaksanaan Kampanye Pemilu 2024 ini dapat terhenti,” tulis laporan APD.
Dalam deklarasi tersebut, Anies menanyakan apakah para ulama yang hadir menonton debat perdana capres yang temanya soal hukum. Ujaran yang dianggap menyindir ini adalah pernyataan Anies, “untung enggak ada meja di situ,”. Menurut APD, Anies menyindir Prabowo yang kerap bersikap emosional dalam debat perdana Pilpres 2024.
Baca Juga : Muda Bergerak Sulsel Ajak Pemuda Bersatu Menggerakkan Perubahan
Sedangkan Anies menanggapi santai laporan tersebut. Menurut Anies, dirinya tidak merasa pernyataannya menyinggung pihak lain.
“Biasa saja. Biar Bawaslu menjalankan tugasnya dan yang melaporkan jadi populer,” kata Anies pada wartawan di Banten, Kamis (21/12).
Dikonfirmasi terpisah, asissten coach Timnas AMIN Jazilul Fawaid mengatakan tidak ada dasar bahwa pernyataan Anies menyindir Prabowo Subianto. Bahkan KPU telah menyediakan podium untuk debat cawapres yang akan dilangsungkan besok (22/12).
Baca Juga : Situasi Dalam Negeri Memanas, Prabowo Batalkan ke China
"Jangan baper lah. Bukan hanya satu orang yang bisa gebrak meja, semua orang bisa gebrak meja termasuk Pak Anies." kata Jazilul pada wartawan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (21/12).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News