0%
Senin, 04 Juli 2022 00:36

Guru SDN di Depok Minta Maaf Usai Kaitkan Habib Rizieq dengan Holywings

Editor : Rasdiyanah
Tangkapan layar Guru SDN Depok, Eni Rohaeni S.Pd meminta maaf. Foto: ist
Tangkapan layar Guru SDN Depok, Eni Rohaeni S.Pd meminta maaf. Foto: ist

Guru SDN Pondok Petir 3, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Eni Rohaeni S.Pd mengaku menyesal dan membuat video permintaan maaf usai menuding Habib Rizieq terlibat penutupan Holywings.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pondok Petir 3, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Eni Rohaeni S.Pd membuat heboh pasca memposting cuitan tentang Holywings yang Ia kaitkan dengan Habib Rizieq Shihab (HRS). 

Pasca cuitan tersebut, Ia menyesali perbuatannya. Eni pun meminta maaf atas cicitannya yang menuding HRS telah menerima uang sebagai kompensasi penutupan Holywings di Jakarta.

"Saya ingin meminta maaf kepada Bapak Ustadz Habib Rizieq dan pengikutnya atas cuitan saya di Twitter yang tidak pantas ini murni kesalahan saya," kata Eni dalam video yang dibuatnya sembari menelungkupkan kedua tangannya dikutip PORTALMEDIA.ID, Minggu (3/7/2022).

Baca Juga : Istana Respon Normatif Gugatan Rp5 T Habibie Rizieq Terhadap Jokowi

Dikutip dari Republika.co.id, awal masalah terjadi ketika Eni melalui akun Twitter, @pd_eni membuat status yang dianggap warganet memfitnah HRS. Eni menyebut, pendiri Front Pembela Islam tersebut menjadi pihak di balik penutupan kasus Holywings di Jakarta.

Eni mengomentari status yang dibuat Denny Siregar, yang mengunggah tangkapan layar berita Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan menutup 12 outlet Holywings di Jakarta, yang mendapat dukungan berbagai elemen masyarakat termasuk FPI.

Eni menuding HRS meminta Holywings ditutup karena sudah tidak menerima setoran uang dari manajemen. "Soalnya Si Rizik sudah kagak terima upeti lagi dari diskotek itu," kata Eni yang membuat cicitan pada 28 Juni 2022 pukul 11.57 WIB. Status tersebut masih ada ketika berita ini dibuat.

Baca Juga : Habib Rizieq Gugat Jokowi ke Pengadilan, Minta Ganti Rugi 5 Triliun

Setelah tangkapan layar itu viral dan banyak dikomentari, Eni pun muncul dengan video permintaan maaf. Ribuan warganet sempat menggeruduk akunnya. Dia menegaskan, sangat menyesali perbuatannya. Eni mengajukan permintaan maafnya bisa diterima HRS maupun pendukungnya.

"Sekali lagi saya mohon maaf dan saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Saya mohon maaf dan bukakan pintu maaf," kata Eni mengiba sembari memakai masker.

Dalam berbagai cicitannya, Eni sangat aktif menyerang berbagai tokoh yang dianggap tidak sepandangan dengannya. Selain Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Eni juga kerap mengejek Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan.

Baca Juga : Pasca Tersangkut Kasus Penistaan Agama, Holywings Makassar Berganti Nama

Salah satunya, ketika ia mengomentari foto editan yang diunggah politikus PDIP Ruhut Sitompul dengan wajah Anies memakai koteka. "Sesungguhnya semua akan kembali pada karmanya," kata Eni. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar