0%
Sabtu, 30 Desember 2023 08:34

BNPT Temukan 2.670 Konten Digital Bermuatan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

Editor : Dewa
Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2023, di Aula Indonesia Harmoni, Sentul, Bogor, Jawa Barat, kemarin, Jumat, 29 Desember 2023.
Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2023, di Aula Indonesia Harmoni, Sentul, Bogor, Jawa Barat, kemarin, Jumat, 29 Desember 2023.

BNPT terus mengimbau kepada seluruh pihak untuk tetap waspada dengan dinamika gerakan yang muncul di bawah permukaan. Mengingat, sel-sel jaringan teror masih berupaya menginfiltrasi ke berbagai sektor kehidupan.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menemukan 2.670 konten digital bermuatan intoleransi, radikalisme, dan terorisme (IRET). Dari jumlah itu, 1.992 konten telah diusulkan untuk di-takedown. Sebab, konten tersebut sering berseliweran di platform media sosial Facebook dan Instagram.

"Sesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 5/2018, (BNPT) melaksanakan strategi nasional penanggulangan terorisme, guna mewujudkan ketahanan publik melalui peningkatan kesadaran masyarakat," kata Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2023, di Aula Indonesia Harmoni, Sentul, Bogor, Jawa Barat, kemarin, Jumat, 29 Desember 2023.

Komjen Rycko menjelaskan, BNPT juga terus mengimbau kepada seluruh pihak untuk tetap waspada dengan dinamika gerakan yang muncul di bawah permukaan. Mengingat, sel-sel jaringan teror masih berupaya menginfiltrasi ke berbagai sektor kehidupan.

Baca Juga : DPR Ingatkan Wacana Pelibatan TNI Tangani Terorisme Tak Lemahkan Demokrasi

"Kita tidak boleh berpuas diri sehingga lengah. Kita harus tetap waspada karena semua ini kondisi yang muncul di atas permukaan," ujarnya.

Menurut jenderal polisi bintang tiga itu, jaringan teroris global masih melakukan aksi terorisme. Demikian juga aktivitas teroris dalam negeri, terpantau aktif mengembangkan jaringan melalui berbagai aktivitas. Untungnya, hal itu telah terendus Densus 88 Antiteror Polri dibantu TNI yang sukses mengamankan sebanyak 148 teroris.

"Di bawah permukaan sel-sel jaringan teror secara masif dan terencana terus menyusup ke sendi-sendi kehidupan bermasyarakat dan bernegara," pungkas Rycko. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar