PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Partai Ummat Sulsel terus bergerak masif di masa kampanye ini. Sejak pertama kali kampanye dimulai, seluruh caleg kabupaten/kota, provinsi maupun RI langsung memasang baliho di titik yang dianjurkan oleh aturan.
Syahruddin Yasen selaku Wakil Ketua I Bidang Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan sekaligus Juru Bicara Partai Ummat Sulsel mengatakan, dalam melakukan kampanye, setiap caleg diminta untuk menyeimbangkan kampanye Pilpres dan Pileg.
Karena meski pun Partai Ummat membutuhkan kursi, namun ada pasangan Anies-Muhaimin yang juga ingin dimenangkan. "Kami satu-satunya partai pendukung dari partai baru di pasangan Anies-Muhaimin. Tentunya setiap baliho caleg selalu ada gambar pasangan AMIN," sebutnya.
Baca Juga : Amien Rais dan Pimpinan Partai Ummat Digugat Rp24 Miliar oleh 34 Kader
Syahruddin mengatakan, dalam menyukseskan kemenangan pasangan AMIN dan meraih kursi di legislatif, Partai Ummat Sulsel dan para calegnya dalam masa kampanye menerapkan strategi dakwah. "Lewat jamaah tabliq, lewat majelis taklim, lewat ceramah-ceramah, itu yang kita lakukan," katanya.
"Karena kita memang adalah partai dakwah. Kita di Partai Ummat mengusung tiga tagline nahi mungkar, amar maruf, nahi zulmi. Jadi mencegah keburukan, berbuat baik, dan mencegah kezaliman. Hal inilah yang kita dakwahkan saat kami bwrkampanye," ujarnya.
Menurut Syahruddin prinsip Islam sudah menjadi identitas Partai Ummat. Bukan berarti meninggalkan identitas kenegaraan karena Partai Ummat sendiri mengusung identitas Partai Islam yang nasionalis.
Baca Juga : Prabowo: Jangan Ganggu Kalau Gak Mau Kerjasama
Maka pada saat berdakwah di masa kampanye ini, Partai Ummat Sulsel lebih menekankan dakwah Islam yang lebih universal.
"Kita ini partai Islam yang nasionalis. Islam yang Rahmatan lil Alamin bukan yang Islam yang kolot dan kaku. Semua orang beragama boleh mendukung Partai Ummat dan buktinya Partai Ummat di Makassar ada dari hindu dan kristen. Jadi dakwah kami adalaj kemaslahatan universal tanpa memandang agama, suku, ras," tandasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News