PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan tak mengundang pasangan capres-cawapres pada peringatan hari lahir (harlah) ke-78 Muslimat NU, di GBK, Sabtu (20/1/2024).
"Dari awal saya menyampaikan kita tidak mengundang paslon [capres-cawapres]," ucapnya saat konferensi pers dalam rangka Harlah ke-78 Muslimat NU, di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Jumat 19 Januari 2024.
Ia mengkonfirmasi kesediaan Presiden Jokowi untuk hadir di harlah ke-78 Muslimat NU.
Baca Juga : Munas Alim Ulama NU 2025 Wacanakan Pembatasan Masa Jabatan dan Larangan Rangkap Jabatan Politik
"Kepada Presiden kami sudah sowan, silaturahmi. 2 hari lalu dan kemarin sudah rapat, Insya Allah presiden berkenan rawuh [datang]," ujar Khofifah.
Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) bakal menghelat peringatan hari lahir (harlah) ke-78 di Stadion GBK, Jakarta Pusat.
Harlah ke-78 Muslimat NU ini mengangkat tema "Membangun Ketahanan Keluarga Untuk Menguatkan Ketahanan Nasional".
Kegiatan yang diawali dengan doa bersama ini rencananya akan dimulai pukul 00.00 WIB dan dihadiri oleh setidaknya 150 ribu Muslimat NU dari dalam dan luar negeri serta warga NU, ANSOR, Fatayat NU, PERGUNU, dan elemen Banom, lajnah, dan lembaga NU lainnya.
Baca Juga : Sederet Kandidat Calon Ketua Umum PBNU Versi MLB NU
Kegiatan ini juga akan dihadiri Presiden Joko Widodo, para ulama, dan tokoh-tokoh NU meliputi pimpinan syuriyah dan tanfidziyah PBNU, serta pimpinan dan pengurus Muslimat NU.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

