0%
Senin, 29 Januari 2024 14:51

Negara dengan Indeks Kebahagiaan Tertinggi di Dunia, Pemerintah Gandeng Finlandia Bangun IKN

Editor : Dewa
Ist
Ist

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono, mengungkapkan, dalam membangun kawasan IKN, Indonesia perlu belajar dengan Finlandia yang menyandang gelar negara dengan indeks kebahagiaan nomor satu di dunia.

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Pemerintah Indonesia akan menggandeng Finlandia dalam membangun Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman antara Otorita Ibu Kota Nusantara dengan The Ministry of Economic Affiars and Employment dan The City of Tampere of The Republic of Finland.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono, mengungkapkan, dalam membangun kawasan IKN, Indonesia perlu belajar dengan Finlandia yang menyandang gelar negara dengan indeks kebahagiaan nomor satu di dunia.

"Menyandang gelar seperti itu, bagaimana metodologinya, bagaimana kita mengukurnya itu nanti akan dilakukan kajian-kajian akademik dan juga akan ada pilot project untuk itu dan ini akan kita lakukan segera," ungkap Bambang di Gedung Menara Mandiri Jakarta, Senin, 29 Januari 2024.

Baca Juga : Dubes Finlandia Temui Wali Kota Makassar, Bahas Peluang Kerja Sama Infrastruktur Cerdas

Bambang melanjutkan lebih jauh, IKN juga ingin belajar dari Finlandia dalam aspek pendidikan. Sebab, negara tersebut merupakan negara dengan pendidikan terbaik di dunia.

"Yang kedua Finlandia is very famous on education. Salah satu the best education country di dunia. Kita juga ingin belajar dari mereka bagaimana nanti edukasi fasilitas pendidikan di Nusantara akan kita lakukan bersama ke depan," jelasnya.

Selain itu, hal yang perlu dipelajari juga dari Finlandia, kata Bambang, di bidang kota pintar. Nantinya, pembangunan IKN akan lebih dominan menggunakan unsur teknologi digital.

Baca Juga : Otorita IKN Pastikan Layanan Kesehatan KIPP Siap Sambut 16 Instansi

"Bagaimana kita nanti akan menerapkan teknologi untuk digital teknologi yang smart tapi tetap inklusif itu penting untuk kita semua dalam rangka kita menjadi kota yang benar-benar dicintai," ucapnya.

Bambang menambahkan, meskipun demikian, ketiga hal tersebut akan disesuaikan dengan kondisi politik, sosial, budaya kultur Indonesia sendiri.

"Konsep-konsep itu dicoba nanti dilihat kesesuaiannya dalam kondisi di IKN Nusantara dan tentu tidak mentah-mentah kita adopsi," pungkasnya. (*)

Baca Juga : DPR Proyeksikan IKN Berfungsi Penuh sebagai Pusat Pemerintahan 2028

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar

Populer