0%
Selasa, 09 Agustus 2022 19:22

Bayi 5 Bulan di Palopo Jadi Wisudawan, Gantikan Ibu yang Meninggal dan Ayah yang Dipenjara

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Bayi Kimberly Batari Fadilah Reza menggantikan kedua orang tuanya menjadi wisudawan di Universitas Andi Djemma Palopo/IST
Bayi Kimberly Batari Fadilah Reza menggantikan kedua orang tuanya menjadi wisudawan di Universitas Andi Djemma Palopo/IST

Bayi yang diketahui bernama Kimberly Batari Fadilah Reza itu menggantikan kedua orang tuanya menjadi wisudawan.

PORTAL MEDIA, ID. PALOPO- Prosesi wisuda di Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo seketika menjadi haru sesaat setelah nama seorang wisudawan dipanggil ke atas podium, Jumat 9 Agustus 2022.

Jika biasanya momen wisuda menjadi tempat meluapkan kebahagiaan bagi mahasiswa karena pencapaian akhir yang diraih selama menempuh pendidikan, tidak bagi dua wisudawan pasangan suami istri yang hanya bisa diwakili oleh putri kecilnya menggunakan toga.

Bayi yang diketahui bernama Kimberly Batari Fadilah Reza itu menggantikan kedua orang tuanya menjadi wisudawan. Video Kimberly yang menjadi wisudawan pun viral di berbagai Media Sosial (medsos).

Baca Juga : Nyawa Seorang Nenek di Palopo Melayang Usai Dililit Ular Piton

Kabar Humas Unanda Palopo, Nunung Misran membenarkan terkait video seorang bayi perempuan itu mengikuti prosesi wisuda pada Senin (8/8/2022) kemarin.

"Kimberly ini kedua orang tuanya kuliah di sini, ibunya di jurusan Manajemen dan bapaknya perikanan. Keduanya seharusnya mengikuti prosesi wisuda kemarin, tetapi harus digantikan oleh Kimberly," ujarnya kepada wartawan, Selasa (9/8/2022).

Nunung menjelaskan Kimberly menggantikan kedua orang tuanya menjadi wisudawan karena ibunya bernama Citra Fadilah Reza meninggal dunia. Sementara ayah Kimberly bersama Reza tidak bisa mengikuti proses wisuda karena ditahan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wajo.

Baca Juga : Unanda Palopo Resmi Buka Prodi Ilmu Pertanian Program Magister

"Ibunya meninggal setelah melahirkan Kimberly. Sementara bapaknya Kimberly harus menjalani hukuman di Lapas Wajo karena kasus Lakalantas yang menyebabkan korban meninggal dunia," tuturnya.

Kimberly turut hadir dalam acara wisuda itu dibawa oleh kedua neneknya dari ibu dan bapaknya. Saat prosesi wisuda, seluruh peserta wisuda yang hadir terlihat terharu dan sedih saat Kimberly naik digendong neneknya untuk diwisuda.

"Semua wisudawan, orang tua wisudawan, anggota senat terharu saat prosesi itu. Karena anak yang umur sekecil itu diperhadapkan dengan musibah yang besar sekali. Idealnya orang tua yang menghadiri wisuda anaknya, tetapi dia terbalik, mewakili orang tuanya untuk diwisuda," ucapnya.

Baca Juga : Mengembalikan Kejayaan Jeruk Malangke melalui Program Revegetasi Pembiakan Kultur Organ

Nunung menyebut kedua orang tua Kimberly merupakan mahasiswa berprestasi di jurusannya masing-masing.

"Kedua orang tuanya lulus dengan predikat sangat memuaskan karena IPK-nya 3 ke atas. Kedua orang tuanya juga aktif di kampus dan anaknya baik," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar