0%
Selasa, 30 Januari 2024 19:55

Pengobatan Gratis dan Donor Darah di Puskesmas Bantimurung, Terkumpul 30 Kantong Darah

Editor : Dewa
Donor Darah serta Pengobatan Gratis, di Jalan Poros Bantimurung, Kabupaten Maros, Selasa, 30 Januari 2024.
Donor Darah serta Pengobatan Gratis, di Jalan Poros Bantimurung, Kabupaten Maros, Selasa, 30 Januari 2024.

Persediaan darah seringkali terbatas dan tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan. Sehingga dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama dalam penyediaan ketersediaan darah yang dibutuhkan oleh masyarakat, pemerintah kembali memasifkan kegiatan donor darah.

PORTALMEDIA.ID, MAROS - UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama UPTD Puskesmas Bantimurung, menggelar Donor Darah serta Pengobatan Gratis, di Jalan Poros Bantimurung, Kabupaten Maros, Selasa, 30 Januari 2024.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin ini berhasil mengumpulkan 30 kantong darah.

Diketahui, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mendorong pemerintah daerah secara aktif memfasilitasi pemenuhan kebutuhan darah, melalui kegiatan donor darah. Bahkan ini dituangkan dalam Surat Edaran Nomor: 440/122/Dinkes yang dikeluarkan awal Januari ini.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026

"Terima kasih Pak Gubernur sudah hadir, kami dapat 30 kantong, pendonor datang dari masyarakat umum, kepolisian dan pegawai pemerintah sendiri," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Sulsel, Astati Made Amin.

Astati menjelaskan, Dinas Kesehatan Sulsel sudah mengeluarkan surat edaran ke seluruh kabupaten kota dan elemen masyarakat, untuk selalu terlibat donor darah sukarela.

"Untuk itu, kami selalu melakukan gelaran donor darah, kita koordinasi dengan UTD RS atau PMI yang ada di kabupaten dan kota," imbuhnya.

Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov

Untuk diketahui, dalam banyak situasi medis, seperti kecelakaan serius, operasi besar, atau kondisi medis kronis, transfusi darah seringkali menjadi bagian penting dari perawatan pasien. Namun, persediaan darah seringkali terbatas dan tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan. Sehingga dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama dalam penyediaan ketersediaan darah yang dibutuhkan oleh masyarakat, pemerintah kembali memasifkan kegiatan donor darah. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar