PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Mahfud MD mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, dalam Kabinet Indonesia Maju Rabu (31/1/2024) kemarin.
Sahabat Mahfud wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel), mendukung keputusan dan langkah yang diambil Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 tersebut.
Kordinator Sahabat Mahfud Wilayah Sulsel, Iwan Kurniawan mengatakan pengunduran diri dari Mahfud merupakan bentuk menghindari konflik kepentingan, dan mengurangi potensi penyalahgunaan fasilitas negara untuk kepentingan politik berkaitan dengan pencalonannya sebagai Cawapres.
Baca Juga : Tantang MK, Mahfud: Mau Apa Tidak Menjaga Demokrasi dan Konstitusi
"Etika dan sikap kenegaraan ini menjadi sangat langka ditengah kemorosotan moral dan etika elit penguasa, semoga menjadi teladan dari pejabat negara atau pejabat publik lainnya, dalam menghadapi kontestasi politik saat ini," kata Iwan dalam keterangannya, Kamis (1/1/2024).
Ia mengaku keputusan yang diambil Cawapres andalannya itu, juga merupakan bukti nyata dedikasi paripurna dari Mahfud. Konsisten menegakkan hukum dan memperjuangkan hal-hal yang berkaitan dengan hukum, keamanan dan politik di tengah-tengah masyarakat.
"Konsistensi ini terbukti dalam kinerjanya selaku Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI, maupun dahulu selaku Ketua Mahkamah Konstitusi RI atau sebagai anggota Legislatif di DPR RI," terangnya.
Baca Juga : Mahfud MD Sebut Gugatan Kecurangan Pilpres ke MK Bukan Soal Menang Kalah
Menerus langkah dan keputusannya Mahfud, Iwan mendesak kepada Presiden maupun Pejabat Negara atau Pejabat Publik lainnya untuk tunduk patuh terhadap aturan main demokrasi.
Bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pemilihan umum yang bersih, jujur dan adil, serta mendesak agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia untuk segera bekerja secara profesional.
"Independen dan bertanggung jawab dalam melakukan pengawasan terhadap tindakan Presiden maupun pejabat negara atau pejabat publik yang diduga kuat melanggar UU Pemilu," tandas Iwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News