PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Lembaga Serum Institute menggelar diskusi publik terkait pentingnya pemilu damai di Jolin Hotel Makassar, Sabtu (10/02/2024).
Hadir Direktur Lembaga Kerja Penelitian Publik Andi Sri Wulandani; Pengamat Publik H Febrianto Syam; dan Korwil ILMISPI Sulawesi Zul Jalali Wal Ikram.
Andi Sri Wulandari mengatakan bahwa ada beragam model dan bentuk kecurangan pelanggaran, baik di Pemilu dan Pilkada.
Baca Juga : Jelang Pungut Hitung Suara, BEM di Makassar Serukan Jaga Persatuan
“Tapi yang paling menonjol adalah konflik yang terus berkembang padat di sosial media. Olehnya kita semua perlu sama-sama bersepakat untuk menyongsong pemilu damai dan jujur adil,” ujarnya.
Zul Jalali Wal Ikram mengajak kelompok mahasiswa untuk mendukung pemilu damai 2024 untuk menjaga keutuhan bangsa agar terus terjaga.
“Kita berharap bahwa 14 Februari nanti dapat menghasilkan pemimpin yang dapat merubah wajah Indonesia menjadi lebih baik,” ujarnya.
Baca Juga : Dema UINAM Deklarasi Pemilu Damai Tanpa Provokasi
Sementara itu, H Febrianto Syam menegaskan bahwa chaos di akar rumput perlu diantisipasi oleh kelompok intelektual yang memiliki kesadaran untuk menjaga keutuhan dan nilai-nilai demokrasi.
“Tapi memang tantangannya adalah konflik di tataaran elit. Sebab rekonsiliasinya bukan soal damai tapi soal dapat apa, dan keuntungan apa yang diperoleh,” ujarnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News