PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Penyebab kematian mahasiswi baru Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, bernama Zhafirah Azis Syah Alam (20) masih menyisakan misteri. Pasalnya, sudah 2 pekan lamanya pengungkapan kasus ini oleh polisi belum juga ada perkembangan lanjut.
Diketahui Maba Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMI ini meregang nyawa saat menjalani prosesi pengkaderan Senat Kemahasiswaan di kawasan wisata perkemahan Villa Embun Pagi Malino, Lingkungan Butta Toa, Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulsel, pada Jumat (22/7/2022).
Zhafirah dinyatakan meninggal dunia di hari terakhir kegiatan, tepatnya pada Minggu (24/7/2022) sekira pukul 04:00 Wita, Pagi.
Baca Juga : Munafri Arifuddin dan Pimpinan UMI Bahas Kolaborasi Pendidikan
Namun 2 pekan berlalu tidak ada perkembangan dari kasus ini, berikut fakta-fakta terbaru yang dirangkum Portalmedia.ID, sebagai berikut:
2 Pekan Berlalu Apa kabar Perkembangan Kasus
Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tinggimoncong hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan. Namun, sejauh ini belum menetapkan tersangka.
"Belum ada ditahan dan tersangkanya. Masih dalam proses penyelidikan," singkat Kanit Reskrim Polsek Tinggimoncong, Ipda Abd Haris kepada wartawan, Kamis (11/8/2022)
Baca Juga : Dua Kelompok Mahasiswa di UMI Bentrok, Dipicu Saling Ejek
Polisi mengaku proses saat ini masih tahap pemeriksaan saksi-saksi. Sudah 8 saksi yang telah diperiksa. Di antaranya, ketua panitia, ketua Senat, panitia, rekan Zhafirah dan pemilik villa.
"Sudah delapan orang saksi yang diperiksa," sebut Haris.
Kendala Penyelidikan Kematian Maba UMI Makassar
Polisi mengungkapkan ada sejumlah kendala dalam proses penyelidikan kematian Zhafirah.
Baca Juga : Kembalikan Kerugian Yayasan UMI, Status Tersangka Prof Sufirman DicabutÂ
Kasi Humas Polres Gowa, AKP Hasan Fadhlyh mengatakan, kendala yang dialami pihak kepolisian yakni keluarga menolak dilakukan autopsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News