"Iya (terkendala) karena adanya penolakan outopsi oleh pihak keluarga yang kemudian disertakan dalam bentuk surat pernyataan sehingga itu menjadi kendala untuk kita bisa mengungkap walaupun proses hukum tetap berjalan," kata Hasan kepada wartawan. Jumat (29/7/2022).
Selain keluarga menolak dilakukan autopsi, pihak keluarga juga hingga kini belum resmi melapor ke pihak kepolisian.
"Sampai sekarang juga (keluarganya) belum secara resmi melapor. Kita (polisi) hanya membuat laporan dalam bentuk A sebagai temuan bahwa dugaan telah terjadi salah satu tindak pidana. Kendalanya itu," ujarnya
Baca Juga : Munafri Arifuddin dan Pimpinan UMI Bahas Kolaborasi Pendidikan
Begitu juga dengan hasil visum korban, sejauh ini polisi mengaku tak menemukan tanda-tanda kekerasan. Adanya pasir di badan korban diduga pada saat pengkaderan peserta termasuk korban diarahkan melewati rintangan.
Keluarga Tolak Autopsi Jasad Maba UMI Karena Visum Sudah Cukup
Pihak keluarga membenarkan bahwa menolak dilakukannya proses autopsi lebih lanjut sebab hasil visum luar saja sudah terbukti, apalagi pihak kepolisian hadir dalam proses visum luar jasad Zhafirah.
"Memang kita menolak autopsi dalam, saya dari awal meminta visum luar saja. Tapi yang saya tangkap dari awal itu sudah ditangani pihak kepolisian karena sudah ada bukti ketika mereka hadir pada saat visum kemarin dan sudah ada surat keterangan meninggal surat keterangan kematian yang dikeluarkan kepolisian," jelas Ayah Zhafirah, Abdul Aziz kepada Portalmedia saat dikonfirmasi, Kamis (11/8/2022) siang.
Baca Juga : Dua Kelompok Mahasiswa di UMI Bentrok, Dipicu Saling Ejek
Aziz membenarkan pihak keluarga tidak membuat laporan resmi ke pihak kepolisian karena menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak Birokrasi khususnya FKM UMI Makassar.
"Kalau memang tidak ada laporan resmi dari pihak keluarga betul itu. Selama ini sudah saya serahkan ke pada pihak lembaga untuk bagaimana proses selanjutnya. Saya dengar informasinya kalau begini diusut sampai tuntas melalui jalur hukum seperti itu yang saya tangkap dari pihak kampus," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News