0%
Senin, 04 Maret 2024 18:17

PKB Harap KPU Tak "Alergi" Hitung Ulang Buntut Suara PSI Melejit

Editor : Alif
Ilustrasi
Ilustrasi

Wakil Sekretaris Jendral PKB Syaiful Huda meminta KPU tak alergi untuk menghitung ulang perolehan suara di daerah-daerah yang terindikasi ada penggelembungan suara di Pileg 2024.

PORTALMEDIA.ID - Wakil Sekretaris Jendral PKB Syaiful Huda meminta KPU tak alergi untuk menghitung ulang perolehan suara di daerah-daerah yang terindikasi ada penggelembungan suara di Pileg 2024.

Hal ini ia sampaikan merespons perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) banyak dipertanyakan lantaran melonjak secara signifikan di Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Di saat yang sama KPU memberikan ruang bagi penghitungan ulang atau membuka kotak. Jadi, KPU tidak boleh tergesa-gesa dan alergi soal opsi untuk buka kotak di daerah-daerah yang diindikasikan jelas ada penggelembungan suara," kata Huda di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (4/3/2024).

Baca Juga : UKK Tahap II PKB Jaring Calon Ketua DPW Berbasis Karakter Daerah

Huda mewanti-wanti supaya manipulasi hasil data TPS dan pengalihan suara pemilihan legislatif tak terjadi. Ia turut mendorong supaya Bawaslu ikut turun tangan memitigasi kondisi ini dengan tegas.

"Jangan sampai ada manipulasi dan pengalihan suara oleh partai apapun termasuk oleh PSI," kata Huda.

Selain itu, Huda mendesak KPU tidak buru-buru menetapkan hasil rekapitulasi di TPS-TPS yang diduga telah terjadi penggelembungan suara.

Baca Juga : PSI Sulsel Siapkan 2.300 Kamar Hotel di Makassar untuk Rakernas 2026

"Nah, yang kita minta itu, jangan sampai karena ingin cepat, enggak mau capek, KPU-nya lalu ketok palu di daerah, cepat-cepatan," kata Huda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar