0%
Rabu, 27 Maret 2024 07:51

Januari, Kinerja Industri Jasa Keuangan di Sulsel Tumbuh Positif 

Editor : Agung
Kepala OJK Sulselbar, Darwisman memaparkan kinerja industri jasa keuangan di Sulsel pada posisi Januari 2024.
Kepala OJK Sulselbar, Darwisman memaparkan kinerja industri jasa keuangan di Sulsel pada posisi Januari 2024.

Total aset perbankan di Sulsel pada posisi Januari 2024 tumbuh 10,03% yoy dengan nominal mencapai Rp189,76 triliun

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR-- Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) mencatat kinerja industri jasa keuangan di Sulsel pada posisi Januari 2024 stabil dan menunjukkan pertumbuhan positif didukung dengan fungsi intermediasi yang tinggi dan tingkat risiko yang tetap terjaga.

Kepala OJK Sulselbar, Darwisman mengatakan, kantor OJK Sulselbar bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sulselbar, serta seluruh pemangku kepentingan juga terus melakukan berbagai program peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

"Hal ini penting untuk mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Darwisman, di Kafe The Foreign Makassar, Selasa (26/3/2024).

Baca Juga : Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor, Perbankan Dorong UMKM Manfaatkan AI

Lebih lanjut, Darwisman menguraikan, total aset perbankan di Sulsel pada posisi Januari 2024 tumbuh 10,03% yoy dengan nominal mencapai Rp189,76 triliun, terdiri dari aset Bank Umum Rp186,11 triliun dan aset BPR Rp3,65 triliun. 

Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,12% yoy dengan nominal mencapai Rp126,85 triliun. Adapun kredit yang disalurkan tumbuh tinggi sebesar 13,26% yoy dengan nominal mencapai Rp156,69 triliun. 

"Kinerja intermediasi perbankan Sulsel terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 123,52% dan tingkat rasio kredit bermasalah berada di level aman 3,04%," jelas Darwisman.

Baca Juga : Perbankan Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat Desa Wisata

Lebih lanjut, Darwisman mengatakan, perbankan Syariah juga turut menunjukkan pertumbuhan yang positif pada posisi Januari 2024. 

Hal ini tercermin dari aset perbankan syariah yang tumbuh sebesar 12,10% yoy menjadi Rp13,93 triliun, dengan penghimpunan DPK yang tumbuh sangat tinggi 18,44% yoy menjadi Rp10,09 triliun, dan penyaluran pembiayaan yang juga tumbuh double digit sebesar 13,90% yoy menjadi Rp11,93 triliun. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar