PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR - Ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak tidak menjadi masalah serius bagi pemerintah. Dinas Peternekan Sulsel menjamin pasokan hewan aman dan terjaga kesehatannya untuk dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha.
“Teman-teman dari tim koordinasi kesehatan hewan provinsi dan kabupaten tetap melakukan pemantauan secara berkala,” kata Sekertaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Muaz saat diwawancarai PORTALMEDIA.ID, Senin, (4/06/2022).
Abdul Muaz menjamin hewan ternak yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan kurban pada perayaan Idul Adha aman dan jauh dari ancaman PKM.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Optimistis Tuntaskan Sengketa Aset Lahan Daerah pada 2026
“Sampai hari ini pemantauan di lapangan belum ada gejala dan tanda-tanda sapi qurban yang siap kurban di Makassar dan sekitarnya yang menunjukkan gejala PMK,” tandasnya.
Menurut Abdul Muaz, justru tahun ini jumlah sapi kurban meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Mengingat kondisi ekonomi berangsur-angsur makin membaik sehingga mempengaruhi permintaan di pasaran.“Angka mencapai 70 ribu se-Sulsel, sedangkan tahun lalu 40 ribuan,” tuturnya.
Sementara itu, diwawancarai terpisah, salah seorang penjual hewan kurban, Dg. Mappa mengungkapkan ancaman PMK tidak mempengaruhi penjualan.
Baca Juga : Ratusan UMKM di Sulsel Dapat Bantuan Akhir Tahun dari Pemprov
“Sampai saat ini, jumlah penjualan kambingku sudah lebih dari 100 ekor, dan Sapi lebih dari 50 ekor yang terjual,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News