Awal Keganjalan

Sebelumnya diberitakan, Haidir (31) dikabarkan tewas akibat gantung diri. Namun pihak keluarga merasa ada yang aneh dari kematian almarhum.
Baca Juga : Makam AA, Korban Miras Oplosan Maut Dibongkar: Keluarga Curiga Kematian Bukan karena Miras
Keterangan pihak keluarga menyebut ada sejumlah luka diduga akibat penganiayaan di tubuh Haidir saat ditemukan.
Ibu korban, Jumiati (60) menduga anak lelakinya itu meninggal dengan cara tidak wajar. Kecurigaan ibu korban berawal dari informasi awal yang diterima bahwa anak lelakinya itu ditemukan tewas akibat gantung diri.
Namun, setelah dicek di lokasi, jasad korban kala itu tidak dalam posisi tergantung namun sudah terbaring di lantai kamar indekosnya.
Baca Juga : Heran dengan Luka Sayatan di Leher dan Nadi, Keluarga Setuju Jasad Pegawai PDAM Maros Diautopsi
"Ini saya mau minta keadilan karena kematian anakku saya anggap tidak wajar. Karena faktanya saya liat mukanya, giginya, patah tangannya ada keganjalan, iya kayak ada tanda-tanda kekerasan, di kakinya juga ada luka memar biru," jelas Jumiati dengan dialek khas Makassar, kepada wartawan saat ditemui di salah satu kafe di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (6/7/2022) lalu.
Kata Jumiati, laporan bahwa anak gantung diri pertama kali didengarnya oleh seorang wanita berinisial K yang merupakan kekasih anaknya itu.
"Laporannya si perempuan (K) ini gantung diri, tapi setelah dicek di lokasi anak saya terkapar di lantai. Makanya kenapa laporannya gantung diri, padahal posisinya sudah di lantai. Ini bohong semua keterangannya," ungkap Jumiati.
Baca Juga : Keluarga Sebut Murni Kecelakaan, Anak yang Tewas di Lubang Galian Drainase tak Diautopsi
Jumiati juga menjelaskan, hubungan antara anak lelakinya ini dengan wanita berinisial K ialah berpacaran. Namun, hubungannya tidak direstui lantaran keduanya masih mempunyai hubungan keluarga dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News