0%
Rabu, 08 Mei 2024 09:48

437 Petugas Haji Segera Diberangkatkan ke Tanah Suci

Editor : Agung
Salah seorang petugas haji sedang menyiapkan barang bawaannya jelang pemberangkatan, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (7/5/2024). (Foto: Henri/MCH2024)
Salah seorang petugas haji sedang menyiapkan barang bawaannya jelang pemberangkatan, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (7/5/2024). (Foto: Henri/MCH2024)

Petugas haji Daker Madinah dan Bandara rencananya akan diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GA 980.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR --- Sebanyak 437 petugas haji Indonesia dalam hitungan jam akan segera diberangkatkan ke Arab Saudi.

Mereka tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan akan bertugas di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara.

"Kita akan berangkatkan 437 petugas yang pada Rabu, 8 Mei 2024. Mereka akan bertugas di Daker Madinah dan Bandara, termasuk di dalamnya ada 108 petugas kesehatan," ungkap Direktur Bina Haji Arsad Hidayat usai memberikan pembekalan akhir kepada para petugas di Asrama Haji Pondok Gede.

Baca Juga : Tak Lagi Urus Haji, Kemenag Fokus Layanan dan Pendidikan Keagamaan

Dalam kesempatan tersebut, Arsad berpesan agar para petugas meluruskan niat sebelum diberangkatkan ke tanah suci.

"Insya Allah dalam hitungan jam, bapak ibu sudah menginjakkan kaki di tanah suci. Saya minta, sejak saat ini mari kita bersama luruskan niat," pesan Arsad.

"Luruskan niat ya semata-mata hanya untuk melayani tamu-tamu Allah, berikan layanan terbaik. Ibadah para petugas haji itu adalah melayani para jemaah haji," imbuhnya.

Baca Juga : BSI Gencarkan Literasi Haji Muda Lewat Cicil Emas

Ia juga mengingatkan, Haji adalah tugas nasional sesuai dengan amanah undang-undang 8 tahun 2019 dan para petugas haji adalah duta bangsa yang mengemban tugas negara. "Jadi tolong jaga betul nama besar bangsa ini," tuturnya.

Arsad juga meminta, Haji Ramah Lansia yang masih menjadi tema penyelenggaraan ibadah haji dapat betul-betul dirasakan oleh jemaah. "Layani jemaah seperti laiknya orang tua sendiri," pesan Arsad.

"Jemaah haji kita ini menunggu puluhan tahun untuk berangkat, jadikanlah perjalanan ibadah ini pengalaman terbaik dalam hidupnya. Cerita bahagia jemaah haji Indonesia adalah kebahagiaan kita semuanya," sambungnya.

Baca Juga : Militer Israel Bom Pesawat Pengangkut Jemaah Haji di Bandara Sanaa Yaman

Arsad berharap seluruh petugas harus ramah dan responsif. Petugas juga harus memitigasi tiap kemungkinan persoalan yang muncu.

"Setiap keluhan jemaah harus direspons dengan cepat, setiap potensi masalah segera harus diselesaikan," tegas Arsad.

Ia menambahkan, untuk memaksimalkan layanan kepada jamaah selain harus melaporkan kinerja hariannya melalui platform yang sudah dibuat, kinerja petugas pun akan dipantau oleh tim pengendali petugas.

Baca Juga : 27 Mei, Kemenag Pantau Hilal Awal Zulhijah di 114 Lokasi

"Jadi nanti akan melakukan penilaian. Bahkan jika didapati petugas tersebut tidak berkinerja baik, akan mendapatkan sanksi mulai dari teguran hingga dipulangkan ke tanah air sebelum pelaksanaan puncak haji," kata Arsad.

Para petugas haji Daker Madinah dan Bandara rencananya akan diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GA 980. Mereka akan diterbangkan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta pada pukul 11.55 WIB menuju Bandara International King Abdul Aziz di Jeddah.

Sementara itu, pada 15 Mei 2024 akan menyusul diberangkatkan 414 petugas haji yang akan bertugas di daerah kerja Makkah.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar