PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Sebanyak 326 Perwira Siswa Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, ikuti pelepasan dan penutupan Diklat Pelaut Ahli Nautika dan Ahli Teknika tingkat I, II, III, IV dan V, di Kampus Utama PIP Makassar, Rabu (15/5/2024).
Upacara pelepasan dan penutupan Diklat Pelaut PIP Makassar ini, dengan tema “SEAFARERS CONTRIBUTION TO SUPPORTING IMO AND THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras.
Direktur PIP Makassar, Capt. Rusdy Susanto, M.Pd menyampaikan, 326 peserta ikuti pelepasan dan penutupan Diklat Pelaut di PIP Makassar itu, diantaranya Ahli Nautika Tingkat II 23 orang, Ahli Teknika Tingkat II 24 orang dan Ahli Nautika Tingkat III 19 orang.
Baca Juga : Wali Kota Makassar dan Direktur PIP Makassar Bahas Pemanfaatan Lahan di Untia
Kemudian, Ahli Nautika Tingkat IV 47 orang, Ahli Teknika Tingkat IV 41 orang, Ahli Nautika Tingkat I 30 orang, Ahli Teknika Tingkat 1 29 orang dan Nautika Tingkat I 38 orang.
“Sedang Ahli Teknika Tingkat IV sebanyak 15 orang, Ahli Nautika Tingkat V 38 orang dan Ahli Teknika Tingkat V 22 orang. Secara keseluruhan ada 326 orang, ” ucap Capt. Rusdy Susanto.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras yang bertindak selaku Irup pada kegiatan itu mengatakan, 326 Perwira Siswa ini, merupakan generasi penerus dan sebagai pengawal Maritim Indonesia. Mereka akan menjadi ujung tombak dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai “poros maritim dunia”.
“Saya dapat merasakan eforia kebahagiaan yang muncul dari wajah dan dari seluruh pancaran kata-kata, baik yang hadir sebagai perwira transportasi laut maupun para orangtua atau keluarga yang hadir pada pagi hari ini. Kami ucapkan selamat kepada semua yang hadir, ” ucap Andi Iwan Darmawan.
Andi Iwan Darmawan tak lupa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh dosen/ pengajar/ instruktur PIP Makassar. Karena dedikasinya mengantarkan Perwira Siswa tersebut dapat menyelesaikan pendidikan.
“Kita ketahui bersama bahwa pelaut memiliki peran penting dalam mendukung IMO dan tujuan pembangunan berkelanjutan. Mereka membantu memastikan keamanan dan keberlanjutan transportasi laut, memastikan pengiriman barang-barang yang vital serta mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan, ” bebernya.
Tak hanya itu kata dia, pelaut juga terlibat dalam penanggulangan pencemaran laut dan menjaga kelestarian lingkungan laut, kontribusi penting dalam mencapai pembangunan berkelanjutan, sesuai dengan aturan Marpol yang dikeluarkan oleh IMO.
Dikatakannya, pengoperasian sebuah kapal tidak hanya mencari sebuah keuntungan personal bagi sebuah perusahaan, yang dimana dalam pengoperasian kapal tersebut harus tetap memperhatikan lingkungan laut dan tidak merusak ekosistem laut.
Pelaut lanjut dia, merupakan pekerja kunci yang memegang peranan paling penting terhadap keberlangsungan hidup di bumi, dan strategi dalam menjaga keseimbangan pergerakan perpindahan orang dan barang.
“Serta menjamin komoditas di dunia agar tetap lancar, aman, dan selamat sampai tujuan. Untuk menghadapi tantangan tersebut, maka para perwira pelayaran niaga harus terus semangat untuk belajar serta meningkatkan pengetahuan dan skill agar dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik di bidang pelayaran, ‘ imbuhnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News