0%
Senin, 01 Juli 2024 11:54

Bank Mandiri Mulai Kurangi Penggunaan Mesin ATM

Editor : Alif
Bank Mandiri Mulai Kurangi Penggunaan Mesin ATM
ist

Timothy Utama mengatakan, penurunan ini terjadi seiring pergeseran kebiasaan masyarakat akibat digitalisasi. Dahulu, transaksi seperti pembayaran listrik, dan transfer harus melalui channel ATM.

PORTALMEDIA.ID - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan penurunan jumlah ATM yang konsisten dalam lima tahun terakhir. Hal ini disebut sebagai langkah optimalisasi dari Bank Mandiri.

Berdasarkan laporan tahunan tahun 2023, jumlah ATM Bank Mandiri berkurang 121 unit dari 13.027 unit pada tahun 2022 menjadi 12.906 unit pada tahun 2023. Tren penurunan ini terus terjadi sejak 2019 yang tercatat sebesar 18.291 unit, lalu menjadi 13.217 unit pada tahun 2020, dan 13.087 unit pada 2021.

Direktur Information Technology Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan, penurunan ini terjadi seiring pergeseran kebiasaan masyarakat akibat digitalisasi. Dahulu, transaksi seperti pembayaran listrik, dan transfer harus melalui channel ATM.

Baca Juga : Penuhi Kebutuhan Transaksi Nataru, Bank Mandiri Siapkan Rp2,3 Triliun di Sulawesi dan Maluku

"Yang sekarang terjadi, ATM ini hanya tersisa khusus untuk uang tunai. Cash withdrawal atau untuk setoran. Nah yang semua terjadi sejak kita meluncurkan Livin' by Mandiri di tahun 2021, sekarang semua transaksi yang non-tunai 98% sudah di dalam Livin' by Mandiri," ujar Timothy.

Dari sisi biaya, langkah ini juga dapat menjadi langkah penghematan. Mengingat, pembelian satu mesin ATM bisa mencapai Rp100.000.000. Pengeluaran ini belum termasuk biaya operasional dan perawatannya.

"Jadi dengan kata lain, Livin' by Mandiri kan tidak perlu (biaya itu). Saya cuma perlu di back-end saya siapkan gitu kan," kata dia.

Baca Juga : Bank Mandiri Gelar Livin’ Fest 2025, Libatkan 160 UMKM dan Tawarkan Beragam Promo

Timothy mencatat, dalam satu tahun terakhir, gross transaction value di Livin' by Mandiri mencapai lebih Rp 3.500 triliun.

Hingga Mei 2024, tercatat pengguna aplikasi Livin' by Mandiri telah menembus 25,4 juta, naik 37% secara year-on-year (YoY). Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin' by Mandiri hingga akhir Mei 2024 telah mencapai Rp 1.552 triliun dengan volume transaksi sebesar 1,45 miliar transaksi secara year to date.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar