PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberi sinyal harga BBM akan segera naik. Sinyal kenaikan ini justru menguat dari Kota Makassar, Sulsel.
Ia menyebut kenaikan harga BBM akan diumumkan Presiden Joko Widodo kemungkinan minggu depan.
"Nanti mungkin minggu depan presiden akan mengumumkan mengenai apa, bagaimana mengenai kenaikan harga (BBM) ini," ujar Luhut dalam acara kuliah umum dan talk show visi maritim 2045 di Universitas Hasanuddin (Unhas), yang dikutip dari kumparan, Jumat (19/8/2022).
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
"Jadi presiden sudah mengindikasikan tidak mungkin kita pertahankan terus demikian," sambung Menko Luhut.
Ia menambahkan. harga BBM di Indonesia sangat murah bila dibandingkan dengan berbagai negara di dunia, dan subsidi BBM yang selama ini dikeluarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) telah membebani keuangan negara.
"Menaikkan harga Pertalite yang kita subsidi cukup banyak dan juga itu solar, modeling ekonominya sudah dibuat," ujar Luhut.
Baca Juga : Alumni Lintas Generasi Soroti Krisis Kepemimpinan dan Pudarnya Ruh Akademik di Unhas
"Karena apa subsidi kita kemarin Rp 502 triliun, kita berharap kita bisa tekan ke bawah. Tadi dengan pengurangan mobil-mobil combustion, motor ganti dengan listrik, kemudian B40, menaikkan harga Pertalite yang kita subsidi cukup banyak dengan juga tadi solar," lanjut Luhut.
Luhut menilai kenaikan harga BBM akan memberikan dampak terhadap tingkat inflasi di Indonesia. Meski begitu, ia mengakui inflasi Indonesia masih dalam kondisi relatif terkendali.
Luhut juga menegaskan masyarakat harus bersiap-siap dengan kenaikan harga BBM yang akan diterapkan.
Baca Juga : Unhas Berhentikan Bahlil sebagai Anggota Majelis Wali Amanat
"Jadi tadi mengurangi pressure ke kita karena harga crude oil naik, sekarang kebetulan lagi turun, itu kita harus siap-siap," kata Menko Luhut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News