0%
Minggu, 21 Agustus 2022 09:02

Tampik Ada Pengusiran Maba Non Biner, Rektor Unhas: Kita Terbuka untuk Semua

Editor : Rahma
Gedung Rektorat Kampus Unhas/INT
Gedung Rektorat Kampus Unhas/INT

Pernyataan Jamaluddin itu merespons peristiwa pengusiran mahasiswa baru yang mengaku gender non biner

PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR- Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Jamaluddin Jompa menampik adanya pengusiran yang dilakukan kepada mahasiswa baru(Maba) saat Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Pernyataan Jamaluddin itu merespons peristiwa pengusiran mahasiswa baru saat Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang mengaku bergender non-biner.

"Saya kira bukan pengusiran, saya kira bahasa bahasa itu biasa dalam penerimaan mahasiswa baru, suara keras. Kita pasti ambil langkah," tutur Jamaluddin, Minggu 20 Agustus dikutip di CNN Indonesia.

Baca Juga : Bakal Calon Rektor Unhas Jalani Tes Psikologi, Ukur Strategi Penyelesaian Masalah

Jamaluddin Jompa menegaskan Unhas merupakan lembaga pendidikan tinggi yang inklusif. Ia mengatakan Unhas terbuka bagi semua orang.

"Bahwa ini Unhas inklusif ya. Bahwa Unhas ini terbuka untuk semua. Kita tentu juga terbuka sedikit peluang, kita perbaiki dan kita minta maaf kalau perlu," kata Jamaluddin di Unhas, Makassar, Sabtu (20/8).

Jamaluddin pun mengatakan peristiwa itu merupakan perselisihan biasa. Ia memastikan persoalan itu diselesaikan dengan baik.

Baca Juga : Jadi Pembicara PKKMB, CEO Bosowa Arahkan Maba untuk Aktif Berorganisasi

"Biasalah hal itu, ada accident, ada perbedaan perselisihan, tapi kita minta untuk diselesaikan dengan seluruh pihak," ucapnya.

Ia pun tidak sepakat jika peristiwa itu disebut sebagai "pengusiran". Menurut Jamaluddin, dosen yang ada di ruangan itu hanya menggunakan suara keras.

"Saya kira bukan pengusiran, saya kira bahasa bahasa itu biasa dalam penerimaan mahasiswa baru, suara keras. Kita pasti ambil langkah," tuturnya.

Baca Juga : 3700 Mahasiswa Unismuh Ikuti Ta'aruf dan PKKMB di Balai Sidang Muktamar

Sebelumnya, seorang mahasiswa baru berinisial MNA diusir dari ruangan saat mengikuti PKKMB Fakultas Hukum Unhas. Mahasiswa itu diusir setelah mengaku bergender non-biner saat ditanya oleh dua dosen di depan ruangan.

Peristiwa itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial. Mahasiswa berinisial MNA itu mengatakan dirinya berjenis kelamin laki-laki, tetapi ia tidak mengidentifikasi dirinya dalam kelompok gender laki-laki atau perempuan.

Sebelumnya, seorang mahasiswa baru berinisial MNA diusir dari ruangan saat mengikuti PKKMB Fakultas Hukum Unhas. Mahasiswa itu diusir setelah mengaku bergender non-biner saat ditanya oleh dua dosen di depan ruangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar

Populer