0%
Minggu, 21 Agustus 2022 16:25

Mentan SYL Klaim Mampu Tekan Kredit Macet Petani Melalui Literasi Keuangan

Editor : Rahma
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL)/IST
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL)/IST

Pertanian cukup terakses dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan hasilnya cukup baik oleh karena itu KUR menjadi titik sentral.

PORTALMEDIA.ID,GOWA- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan melalui kegiatan literasi keuangan bagi perwakilan rumah tangga petani, terbukti mampu menekan kredit macet petani.

"Alhamdulillah Bapak Presiden Joko Widodo telah meminta kepada seluruh perbankan yang ada untuk menggulirkan KUR lebih agresif karena ternyata KUR yang digunakan masyarakat kemarin itu, yang macet hanya dibawa 1% yang tepatnya itu 0,6%," ungkap SYL saat membuka Pelatihan Literasi Keuangan Bagi Perwakilan Rumah Tangga Petani Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (Readsi) di Kantor BBPP Batangkaluku, Sabtu (20/8).


Hal ini kata dia berkat program akselerasi yang telah dilakukan pihaknya guna meningkatkan stok pangan sekaligus pendapatan rumah tangga petani guna menghadapi tantangan krisis pangan dunia.

Baca Juga : Jufri Rahman Tegaskan Peran KUR Terbukti Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Sulsel

Salah satunya dengan menggelar pelatihan literasi keuangan bagi perwakilan rumah tangga petani sekaligus pelatihan teknis bagi penyuluh dan bimbingan teknis Smart Farming dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani.

"Upaya ini menjadi penting karena dengan kondisi cuaca yang sangat ekstrem pelatihan-pelatihan ini sangat berguna untuk membangun mindset baru petani, budidaya dan perilaku petani yang lebih adaptif lagi sesuai dengan tantangan," katanya.

Selama ini pertanian cukup terakses dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan hasilnya cukup baik oleh karena itu KUR menjadi titik sentral. Kemudian memperkuat KUR itu pada semua jenis komoditi pertanian yang ada.

Baca Juga : Kredit Macet KUR Tak Masuk Program Hapus Utang UMKM Prabowo

Lebih lanjut, mantan Gubernur Provinsi Sulsel ini mengatakan pada tahun lalu bahkan 0,03% artinya petani kita cukup disiplin melaksanakan kegiatan pertaniannya sehingga kredit macetnya sangat-sangat rendah. Tentu saja Ini dibutuhkan pengawasan yang lebih ketat.

Olehnya itu dengan adanya dukungan dari IFAD atau Lembaga Internasional di bawah United Nations PBB yang telah bekerjasama dengan sangat kuat agar kita bisa mengakses petani kita lebih sejahtera, artinya membangun skala-skala ekonomi yang dalam bagi keluarga kecil yang ada.

Hal senada juga disampaikan Remark IFAD Country Director, Ivan Cossio Cortez menyampaikan bahwa pelatihan literasi keuangan ini sangat penting bagi rumah tangga petani.

Baca Juga : Kampanyekan DIA di Kampung Halaman SYL, Deng Ical: Sejarah akan Terulang

Tentunya yang pertama adalah agar para petani dapat mencatat apa saja terkait pendapatan, pengeluaran dan keuangan dalam rumah tangganya.

"Jadi kegiatan ini digelar agar bagaimana para petani kedepannya bisa dengan pertanian bisa jadi bisnis. Tentunya menguntungkan dan meningkatkan kesejahteraan sekaligus bagaimana para petani ini dapat mengakses KUR sehingga mereka bisa meningkatkan pertanian mereka dan bisa lebih menguntungkan serta menghemat pendapatannya," ujarnya.

Adapun sasaran pelatiham literasi keuangan petani adalah anggota petani sendiri dan diutamakan kepala rumah tangga petani bersama pasangannya. Kalau tidak ada pasangannya berarti anggota keluarganya.

Baca Juga : PT DKI Jakarta Tambah Hukuman SYL Jadi 12 Tahun Penjara

Hal ini menjadi sangat penting karena pada saat mengelola keuangan, petani itu akan mencatat semua pendapatan dari usaha taninya termasuk pengeluaran keuangan .

"Salah satu petani yang telah menerapkan literasi keuangan ternyata yang semula petani itu banyak pengeluaran untuk merokok, kemudian dicatat akhirnya pengeluaran rokok itu ternyata sangat besar di rumah tangga petani. Sehingga mereka memutuskan daripada merokok lebih baik uangnya digunakan untuk meningkatkan usaha taninya," kata Ivan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer