0%
Kamis, 01 Agustus 2024 06:25

Kenang Pertemuan di Doha, Jusuf Kalla Berduka Ismail Haniyeh Wafat

Editor : Agung
IST
IST

Jusuf Kalla berharap wafatnya Haniyeh tidak memperburuk suasana di Palestina.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla turut berduka atas wafatnya Pemimpin Kelompok Hamas, Ismail Haniyeh di tangan militer Israel.

"Innalillahi wainnailaihi raji'uun atas tewasnya almarhum Ismail Haniyeh, hari ini. Ia juga mempunyai kepemimpinan yang kuat di Palestina dan Teheran tentunya," kata JK dikutip dari siaran pers, Rabu (31/07/2024) malam.

JK mengungkapkan, dia bertemu pertama kali dengan Ismail Haniey di Doha. Dalam pertemuan tersebut, kata dia, sebenarnya sangat ingin mencapai kedamaian dan penyelesian yang adil di Palestina.

Baca Juga : Dituduh Nistakan Ajaran Kristen, Pihak JK Buka Suara: Jangan Salah Pahami Fakta Sejarah

Dalam pertemuan di Doha juga, JK menceritakan jika Haniyeh sangat ingin bersatu dengan Al-Fatah di Beijing. Dia juga berharap bisa berkunjung ke Indonesia bersama al Fatah setelah dari Beijing.

"Namun hari ini Allah memanggilnya ke Rahmatullah. Dan tentu apabila meninggal maka kita mengharapkan cita-cita beliau soal kedamaian di Palestina bisa tercapai walapun perang demikian kerasnya di sana," jelasnya.

"Kita berdoa semoga arwah beliau diterima di sisi Allah SWT dan kedamain dicapai di Palestina," sambung JK.

Baca Juga : Jelang Ramadhan, DMI Bantu Masjid dan Warga Terdampak Bencana di Aceh Utara

JK berharap wafatnya Haniyeh tidak memperburuk suasana di Palestina. Informasi yang dihimpun, JK dan almarhum melakukan pertemuan pertama kalinya di Doha, Qatar, pada 12 Juli 2024.

Dalam pertemuan selama dua jam itu, Jusuf Kalla menjelaskan bagaimana mata dunia kini tertuju ke Gaza dan memicu semua pihak untuk ikut membantu warga yang terdampak langsung perang Israel-Hamas.

JK juga menyampaikan begitu peliknya mendistribusikan bantuan ke Gaza akibat blokade Israel sehingga harus berbuat yang terbaik untuk Palestina.

Baca Juga : Nusron Wahid Respons Tanah Jusuf Kalla Diserobot: Kami Sudah Bersurat ke Pengadilan Negeri

Diketahui, pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan salah satu pengawalnya tewas setelah kediamannya menjadi sasaran di Teheran, Iran. Demikian pernyataan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengatakan serangan dilakukan Rabu (31/07/2024) pagi, seraya menambahkan bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk menemukan penyebab insiden tersebut. Demikian seperti dikutip Iran International.

Pernyataan yang sama menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Palestina, dunia muslim, dan para pejuang Poros Perlawanan atas kematian pemimpin Hamas tersebut.

Baca Juga : Jusuf Kalla Tinjau Lahan 16 Hektare, Tegaskan Pembelian Sah dari Ahli Waris Raja Gowa

Sementara itu, pernyataan dari Hamas menyebutkan serangan "Israel" menewaskan pemimpin kelompok Palestina Haniyeh di Teheran.

Sebelumnya pada Selasa 30 Juli 2024, Haniyeh menghadiri pelantikan presiden baru Iran Masoud Pezeshkian dan bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar