PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR –
Sebanyak delapan dosen Kalla Institute berhasil mendapatkan pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Keberhasilan ini memperkuat tujuan kampus untuk mendorong peningkatan kualitas akademik para dosen sekaligus berkontribusi secara nyata kepada masyarakat.
Pengumuman kelulusan yang dirilus pada 9 April 2026 tersebut merupakan hasil dari proses seleksi dan kurasi ketat yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi se-Indonesia sejak November 2025 lalu.
Kedelapan dosen yang berhasil lolos pendanaan tersebut adalah: Furqan Zakiyabarsi, Rezty Amalia Aras, Mardiatul Jannah, Muh. Taufan Gunawan, Syarief Dienan Yahya, Kiki Resky Ramdhani S., Mulyana Sari, dan Rahmat Syarif.
Rektor Kalla Institute, Syamril, S.T., M.Pd, memberikan selamat atas keberhasilan para dosen dalam mendapatkan pendanaan ini, sekaligus menjadi bukti bahwa dosen Kalla Institute bisa menunjukkan kualitas akademiknya serta bisa memberikan dampak ke masyarakat.
“Semoga penelitian dan pengabdian yang akan dilakukan nanti bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” ungkap Syamril.
Selain itu, keberhasilan ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi diri dan produktivitasnya. Khususnya dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian yang berdampak luas bagi masyarakat.
Pencapaian para dosen ini tidak terlepas dari dukungan sistem akademik yang memadai, mulai dari fasilitas yang diberikan tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kalla Institute, untuk pengajuan proposal hingga rutin melakukan workshop pendampingan dalam peningkatan kualitas riset dosen.
Dr. Habib Muhammad Shahib, S.E., M.Si., AK, Kepala LPPM Kalla Institute memberikan apresiasi luar biasa untuk kinerja para dosen untuk memenangkan pendanaan hibah ini.
“Terima kasih untuk kerja keras para dosen, kedepannya tim LLPM akan terus mendorong kinerja riset dan PKM agar lebih uptodate untuk terus berprestasi,” ucap Habib.
Pencapaian para dosen ini juga sejalan dengan misi Kalla Institute guna melaksanakan penelitian terapan dan pengabdian, dalam bidang bisnis dan teknologi, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Setelah proses penelitian dan pengabdian ini berjalan, Kalla Institute akan terus memperkuat budaya riset dan inovasi, serta bisa memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pendidikan. Semua langkah-langkah ini dilakukan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News