0%
Minggu, 04 Agustus 2024 19:09

PLN Dukung Pertumbuhan UMKM Tambak Udang Melalui Penyediaan Listrik Andal

Editor : Kimel
PLN Dukung Pertumbuhan UMKM Tambak Udang Melalui Penyediaan Listrik Andal
ist

UMKM ini berhasil menekan biaya operasional hingga Rp15,8 juta per bulan dengan pasokan listrik 33 kVA.

POTRTALMEDIA.ID, MAKASSAR – PLN dukung UMKM budidaya tambak udang di Takalar menuju produksi yang lebih ramah lingkungan.

Melalui program Electrifying Agriculture (EA), UMKM ini berhasil menekan biaya operasional hingga Rp15,8 juta per bulan dengan pasokan listrik 33 kVA.

Program EA PLN tersebut mampu menggenjot peningkatan budidaya udangnya dan mendorong efisiensi biaya operasional usaha tambak udang hingga 28 persen tiap bulannya.

Hal ini diungkapkan Sardi, pemilik tambak udang vaname seluas dua hektare di Desa Laikang, Kabupaten Takalar.

"Selain menghemat biaya operasional, hadirnya listrik dapat mengoptimalkan semua peralatan listrik yang ada seperti kincir dan penerangan yang dinyalakan malam hari untuk menjaga kualitas udang," ujar Sardi.

Sardi mengaku, sebelum menggunakan listrik PLN, dirinya sempat mengalami gagal panen sebanyak dua kali akibat tegangan yang kurang stabil saat menggunakan genset.

Dirinya merinci sebelum menggunakan listrik PLN, tambak udang miliknya menghabiskan sekitar 3 ribu liter solar dengan estimasi biaya sekitar Rp55 juta lebih per bulan.

Setelah menggunaan listrik PLN, pihaknya hanya membayar listrik sebagai biaya operasional bulanan di kisaran Rp39,5 juta. 
Sardi mengatakan, saat ini kebanyakan petambak udang di Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan telah beralih ke listrik PLN.

"Saat ini layanan PLN semakin baik, begitu ada tantangan langsung direspon secara cepat. Selain itu PLN juga memfasilitasi penjualan sertifikat Energi Baru Terbarukan yang tentunya dapat menambah nilai jual kami," kata Sardi.

Dalam kesempatan terpisah, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Budiono menyampaikan program EA menjadi komitmen PLN mendorong modernisasi di sektor pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional para pelaku di sektor agrikultur.

"Program EA merupakan inovasi PLN dalam mengajak para pelaku di sektor agrikultur untuk beralih menggunakan alat-alat dan mesin produksi berbasis listrik sehingga lebih maju, efisien dan ramah lingkungan. Penggunaan teknologi agrikultur berbasis listrik akan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan pelaku usaha agrikultur dibanding menggunakan genset atau diesel," tutur Budiono.

Ia juga menambahkan, melalui program ini PLN juga berupaya menciptakan Creating Shared Value (CSV) bagi masyarakat dan lingkungan sekitar lewat berbagai inovasi teknologi kelistrikan.

"Kami juga menyediakan layanan kelistrikan yang berbasis energi hijau yaitu Renewable Energy Certificate (REC). Pelanggan tambak udang tersebut turut berkontribusi dalam penggunaan EBT dengan transaksi 40 unit REC atau setara 40 Mega Watthour (MWh)," kata Budiono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar

Populer