PORTALMEDIA.ID – Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Ikbal, Kanwil Kemenag Sulsel, Ismail sebut situasi Asrama Haji Sudiang Makassar sudah dalam posisi siap menyambut, menerima dan memberangkatkan rombongan Jemaah Calon Haji (JCH) Kelompok Terbang atau Kloter 1 Embarkasi Makassar.
“(Tanggal) 16 Juni 2022 pukul 19:30 Wita pelepasan kloter pertama,” kata Ismail, dikutip Rabu (15/6/2022).
Ismail menyebutkan JCH dari Embarkasi Makassar ini berjumlah 393 jemaah untuk Kloter 1. Terdiri dari JCH asal Kota Makassar 209 orang, JCH asal Kota Parepare 61 Orang, Soppeng 119 Orang, dan 4 orang petugas Haji Kloter (TPHI, TPIHI, Dokter dan Perawat)
Ikbal menjelaskan, untuk pengantaran dari Asrama Haji Suduang menuju ke Bandara Internasional Hasanuddin akan dikawal khsusu oleh petugas dari Polda Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin.
“Nanti dari asrama haji ke bandara itu akan dikawal khusus dari TNI Polri Sulsel. Dan itu hanya membutuhkan waktu 3 menit saja untuk sampai ke bandara. ” kata dia.
Ikbal mengatakan gerbang khusus haji saat ini berada di bagian belakang Asrama Haji Sudiang yang langsung menghubungkan area Bandara, sehingga rombongan peziaran bisa langsung di arahkan naik tangga pesawat.
“Untuk menuju ke Bandara para jemaah haji ini akan langsung diarahkan ke tangga pesawat, para jemaah haji ini tidak lagi diperiksa. Karena di Asrama Haji sudah dilakukan pemeriksaan. ”
Disebutan bila Aula Pelepasan di Asrama Haji Sudiang sudah seperti di bandara dengan penjagaan ketat dan di pintu dilengkapi fasilitas Xray.
“Karena proses pemeriksaan telah dilakukan di asrama, proses pemeriksaan barang, dan sebagiannya. Jadi tidak ada lagi proses pemeriksaan di bandara, langsung ke tangga pesawat,” ujarnya.
Sementara Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel H. Khaeroni selaku Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar menjelaskan Asrama Haji Sudiang Makassar terbebas dari paparan Covid-19.
“Saya yakin jemaah yang akan masuk asrama haji dalam kondisi sehat dan terbebas dari Covid-19. dan kami lebih baik tegaskan disini lebih awal demi melindungi semua jemaah haji,” tegas Kakanwil (Selasa, 14 Juni 2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

