PORTALMEDIA.ID, TANA TORAJA — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Tana Toraja Tahun 2026 di Ballroom Grand Hotel Metro Permai, Makale Utara, Jumat (21/8/2026).
Pertemuan ini digelar untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam memantau keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Tana Toraja.
Mewakili Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan, Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Sahroni, membuka resmi agenda tersebut setelah diawali laporan Ketua Panitia, Basra Bakri, serta sambutan Kepala Kesbangpol Tana Toraja, Jacob Tipa.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Dinas Pariwisata, Disdukcapil, Disnakertrans, DPMPTSP, Kemenag, TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, BIN, hingga Rudenim Makassar.
Dalam rapat tersebut, peserta menekankan pentingnya deteksi dini serta pengumpulan informasi cepat lintas instansi. Pengawasan WNA tetap difokuskan pada prinsip selective policy dengan menjunjung tinggi etika dan hak asasi manusia.
“Koordinasi menjadi kunci dalam pengawasan orang asing. Melalui Timpora, setiap anggota dapat saling bertukar informasi sehingga potensi pelanggaran keimigrasian dapat dideteksi dan ditindaklanjuti secara lebih cepat,” ujar Ketua Panitia, Basra Bakri.
Dalam kesempatan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare juga memperkenalkan aplikasi e-Timpora kepada anggota Timpora Kabupaten Tana Toraja.
Aplikasi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi anggota dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus meningkatkan efektivitas koordinasi dan pertukaran informasi terkait keberadaan orang asing.
Pelaksanaan Rapat Koordinasi Timpora ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat komunikasi, serta membangun pola kerja bersama dalam menghadapi dinamika keberadaan WNA di Kabupaten Tana Toraja.
Sebagai tindak lanjut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare akan membentuk grup komunikasi WhatsApp anggota Timpora Kabupaten Tana Toraja.
Wadah komunikasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi dan koordinasi apabila ditemukan keberadaan maupun kegiatan orang asing yang membutuhkan perhatian bersama.
Melalui penguatan koordinasi dan pemanfaatan teknologi, Timpora Kabupaten Tana Toraja diharapkan semakin responsif dalam melakukan pengawasan orang asing serta mampu mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kabupaten Tana Toraja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
