PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR— Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gowa, Muh Basir mengatakan bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bonto Sunggu Manai (BSM) Desa Sunggumanai Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa memiliki pengelolaan yang sangat baik.
Dikatakannya, BUMDes Bonto Sunggumanai bahkan mampu mengelola sejumlah unit usaha dengan baik, sehingga mampu berkontribusi bagi Pendapatan Asli Desa (PAD).
“Pengurusnya mampu bagaimana pengelolaan BUMDes yang baik sehingga pengelolaan BUMDes dapat meningkatkan pendapatan asli desanya. Kita berharap dengan adanya prestasi di bidang BUMDes ini, kita berharap semua desa yang ada di Kabupaten Gowa bisa mendapatkan hal seperti itu,” ujarnya.
Baca Juga : Gelar Tax Award 2024, Bapenda Makassar Optimis Raih PAD Rp 2 Triliun Tahun 2025
Olehnya, menjadi wajar ketika BUMDes Bonto Sunggumanai Gowa menjadi BUMDes terbaik di Sulawesi Selatan, dengan penghargaan yang diterima pada Apdesi Protection Award tahun 2022 di Baruga Karaeng Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (22/8).
Ketua BUMDes Bonto Sunggu Manai (BSM) Desa Sunggumanai, Noorsalam mengatakan tentu pencapaian sebagai BUMDes Terbaik se Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022 ini berkat dukungan dari semua pihak, terutama Kepala Desa Sunggumanai, Abd Rivai Rasyid.
“Terimakasih banyak atas perhatian dan dukungan semua pihak selama ini, sehingga dapat terus dipertahankan peringkat juara 1 sejak tahun 2019 hingga pasca pandemi tahun 2022 dan semoga kedepannya menjadi semakin baik lagi,” ujarnya.
Baca Juga : Genjot PAD, Jufri Rahman Minta Perseroda Optimalkan Pengelolaan Aset
Dirinya menyebutkan sejumlah unit usaha yang dikelola oleh BUMDes Bonto Sunggu Manai meliputi badan usaha bidang industri yang meliputi pembuatan paving blok, beton kastim, dan batako. Badan usaha perdagangan hasil pertanian yang meliputi jual beli gabah, jagung dan ubi. Ketiga adalah unit usaha agribisnis dan holtikultura, yang meliputi budi daya tanaman dan suplai jagung (baby corn).
Unit usaha jasa lembaga keuangan mikro desa (LKM) dan kelima yaitu unit usaha jasa loket resmi pembayaran online atau Payment Point Online Bank (PPOB) dan agen BRI Link.
Noorsalam menambahkan, BUMDes Bonto Sunggu Manai terus melakukan pengembangan unit usaha. Menurunya, saat ini telah proses pembanguan unit pabrik pengolahan sampah plastik di dusun japing
Baca Juga : Pemkab Gowa Target PBB P-2 Rp26,4 Miliar
“Yang jadi unggulan saat ini selain unit yang telah ada yaitu unit produksi paving block, juga saat ini ada unit-unit baru yaitu Unit kedai dan gallery prukades (produk unggulan desa) berupa produk-produk makanan dan minuman yang diproduksi oleh warga, dikemas, dan dibina lalu dipasarkan oleh BUMDes,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News