0%
Selasa, 24 September 2024 07:46

Penembakan Brutal di Birmingham: 4 Tewas dan 17 Terluka

Editor : Agung
IST
IST

Polisi percaya para penembak dibayar untuk membunuh target tertentu, sementara korban lain terjebak dalam baku tembak.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Empat orang tewas dan 17 lainnya terluka setelah beberapa penembak melepaskan tembakan di Birmingham, negara bagian Alabama, AS, pada Sabtu (21/9) malam.

Polisi kini meyakini insiden tersebut merupakan aksi penembakan terencana yang menargetkan seseorang, dengan beberapa korban tak sengaja terjebak dalam baku tembak.

Serangan terjadi sekitar tengah malam di distrik hiburan Five Points South yang ramai, ketika beberapa pelaku tiba di lokasi, keluar dari kendaraan mereka, dan mulai menembak sebelum melarikan diri, menurut Kepala Polisi Scott Thurmond dalam konferensi pers pada hari Minggu yang dikutip oleh Birmingham Times.

Baca Juga : Amerika Serikat Resmi Serang Iran, Bombardir Tiga Situs Nuklir

Departemen Kepolisian Birmingham, bekerja sama dengan FBI dan lembaga penegak hukum lainnya, sedang menyelidiki penembakan tersebut.

Hingga kini, pihak berwenang belum mengidentifikasi atau menangkap tersangka, dan meminta masyarakat yang memiliki informasi untuk melapor.

Dalam siaran pers polisi, disebutkan bahwa para penembak kemungkinan menggunakan perangkat konversi senapan mesin ilegal, yang mengubah senjata semi-otomatis menjadi senjata otomatis penuh, memungkinkan tembakan terus-menerus hanya dengan satu kali tarikan pelatuk.

Baca Juga : Jika Amerika Serikat Ikut Campur Perang Israel vs Iran, Trump Bisa Tamat

Penggunaan perangkat semacam itu, yang diklasifikasikan sebagai senapan mesin ilegal oleh Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF), telah menjadi perhatian yang semakin meningkat di wilayah tersebut.

Wali Kota Birmingham Randall Woodfin mengecam meningkatnya kekerasan senjata api, menyebutnya sebagai "epidemi."

Polisi percaya para penembak dibayar untuk membunuh target tertentu, sementara korban lain terjebak dalam baku tembak. "Seseorang bersedia memberi uang untuk membunuh orang tersebut," kata Kepala Thurmond.

Baca Juga : 87 Mahasiswa Indonesia Terancam Dideportasi Akibat Kebijakan Trump, Pemerintah Bergerak

Pihak berwenang masih berupaya mengidentifikasi target yang dimaksud dan meminta bantuan masyarakat dalam penyelidikan ini.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer