PORTALMEDIA.ID - Empat pembalap Indonesia akan tampil di seri MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix 2024 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika pada 27-29 September.
Empat pembalap Indonesia yang akan tampil adalah Fadillah Arbi Pratama, Davino Britani, Mario Suryo Aji, dan Muhammad Kiandra Ramadhipa. Mereka bakal mengaspal di kelas-kelas yang berbeda.
Dua rider Indonesia bakal tampil pada rangkaian MotoGP Mandalika Pertamina 2024. Arbi tampil setelah mendapatkan wildcard di kelas Moto3 berseragam Honda Team Asia.
Baca Juga : Tampil Impresif di Sirkuit Mandalika, Ananda Zayn Neymar Kuasai Kelas ITCR 1500 Non-Seeded
Kemudian Mario Suryo Aji yang juga membela Honda Team Asia akan turun di kelas Moto2. Ini adalah musim pertama Aji berpentas di kasta kedua balap sepeda motor Grand Prix.
Balapan kali ini merupakan kali keempat Arbi berkesempatan menjadi pembalap wildcard di kelas Moto3. Tahun lalu, Arbi menjadi pembalap Indonesia pertama yang mendapatkan kesempatan wildcard di ajang Moto3 Mandalika 2024.
Tahun ini, pemuda asal Purworejo, Jawa Tengah, itu juga telah mendapatkan kesempatan wildcard di dua seri balapan dunia Moto3, yaitu di seri GP Catalunya dan seri GP Aragon, Spanyol.
Baca Juga : MotoGP Mandalika Jadi Ajang Promosi Pariwisata, Branding Wonderful Indonesia Terpasang di Dalam Sirkuit
"Ini kali kedua saya jadi pembalap wildcard di Mandalika. Tahun lalu, saya finish di posisi 17. Tahun ini, tentu target saya harus lebih baik lagi. Secara fisik, mental dan teknis, saya siap untuk memberikan hasil terbaik di Mandalika," ujar Arbi dalam rilis resmi Astra Honda Motor (AHM).
Lalu dua pembalap lainnya, Davino dan Kiandra akan tampil di ajang Asia Talent Cup (ATC) 2024 di Sirkuit Mandalika yang juga bergulir pada akhir pekan ini.
"Ini merupakan kesempatan yang luar biasa. Balapan di ATC yang bersamaan dengan MotoGP tentu hal yang tak ternilai buat saya. Saya akan berusaha memberikan penampilan terbaik karena tampil sebagai pembalap MotoGP adalah impian yang ingin saya wujudkan di masa depan," ujar Davino.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
