0%
Rabu, 02 Oktober 2024 18:30

Pengawal Paslon Bupati Bantaeng Ditikam OTK

Editor : Redaksi
Pengawal Paslon Bupati Bantaeng Ditikam OTK
ist

Saat tiba di depan rumanya di Kampung Beloparang, tiba-tiba pelaku yang ia tidak kenal turun dari motor menikam perutnya sebelah kiri.

PORTALMEDIA.ID, BANTAENG - Pengawal paslon nomor urut 1, M. Fathul Fauzy Nurdin - H. Sahabuddin (UJI-SAH), Purnawirawan TNI Subhan, ditikam.

Subhan mengatakan, kejadian berawal saat dirinya meninggalkan Rumah Pemenangan UJI-SAH Bontoatu, sekira pukul 02.20 Wita dini hari, Rabu, 2 Oktober 2024.

Baca Juga : Bantah Kenaikan Tarif, PDAM Makassar Ungkap Dasar Perhitungan Tagihan Pelanggan di Bara-Baraya

Saat tiba di depan rumanya di Kampung Beloparang, tiba-tiba pelaku yang ia tidak kenal turun dari motor menikam perutnya sebelah kiri.

"Jadi pelakunya dua orang. Satu di motor standby, satu pelaku menikam. Setelah penikaman pelaku langsung melarikan diri," ungkap Subhan.

Subhan melanjutkan, usai penikaman,  dirinya langsung membawa motornya sembari memegang luka bekas tusukan menuju Polsek Bissappu.

Baca Juga : Lewat Nobar Piala Dunia 2026, Pemkot Makassar Hidupkan Ekonomi UMKM di Seluruh Kecamatan

"Saya bawa motor sambil memegang luka. Karena darah dan usus saya keluar. Di kantor polisi saya pingsan  dan lalu dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

Dirinya berharap, Polres Bantaeng secepatnya menangkap para pelaku, untuk mengetahui motif pelaku melakukan penikaman. Mengingat, saat ini dirinya bertugas mengawal paslon nomor urut 1, UJI-SAH.

"Saya merasa tidak pernah bermasalah dengan orang. Sehingga pelaku ini harus segera ditangkap. Polres Bantaeng wajib bergerak cepat menangkap pelaku, demi menjaga kemanan dan ketertiban Bantaeng yang sedang menjalankan Pilkada," tegasnya.

Baca Juga : Melinda Aksa Perkuat Kiprah Makassar di Rakernas APEKSI Lewat Program Lingkungan dan Pemberdayaan

Sementara Kasat Reskrim Polres Bantaeng, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Akhmad Marzuki mengatakan, saat ini kasus penikaman pengawal Paslon UJI-SAH, Purnawirawan TNI Subhan sementera proses penyelidikan.

"Saat ini kita sudah melakukan olah TKP, meminta keteran korban, dan saksi-saksi, dan membuka CCTV di jalur-jalur yang dilewati korban," ungkapnya.

Dirinya berkomitmen, Polres Bantaeng segera mengungkap kasus dan menangkap pelaku penikaman pengawal Paslon UJI-SAH, Purnawirawan TNI Subhan.

Baca Juga : Manfaatkan Lontara+ sebagai Early Warning System, Pemkot Makassar Jadi Percontohan Digitalisasi di APEKSI 2026

Sehingga dirinya meminta seluruh elemen mayarakat untuk mempercayai profesionalitas Polres Bantaeng.

"Berikan kepercayaan kepada kami, tim kepolisian untuk melakukan langkah-langkah hukum untuk melakukan pengungkapan kasus dan menemukan tersangkanya. Sehingga kita bisa memastikan motif dari pelaku," tegasnya.

Dirinya menegaskan, Polres Bantaeng tidak main-main jika ada pihak yang mengancam Pilkada damai Kabupaten Bantaeng.

Baca Juga : Transformasi Digital Makassar: LONTARA+ Jadi Praktik Baik Pelayanan Publik di Rakernas APEKSI

"Siapapun pelakunya kita akan tangkap dan ungkap. Sehingga kita butuh seluruh pihak bekerjasama dengan memberikan masukan kepada kami mengenai pelakunya. Bantaeng ini harus aman dan damai dalam menyonsong pesta demokrasi," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar