PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Ketua Satgas Monkeypox Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr Hanny Nilasari, SpKK, mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan rekomendasi lanjutan terkait penyediaan vaksin cacar monyet.
Diketahui Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar vaksin cacar monyet segera tersedia sebagai bentuk kesiapan Indonesia, menindaklanjuti satu kasus cacar monyet terkonfirmasi di DKI Jakarta beberapa waktu lalu
"Tentunya dari satgas mempersiapkan rekomendasi lanjutan terkait dengan penyediaan vaksin tersebut. Karena ada satu kasus, kita memang harus bersiap juga," kata dr Hanny dalam Konferensi Pers secara daring, dikutip dari republika, Jumat (26/8/2022).
Baca Juga : Jokowi Pakai Passapu di Rakernas PSI
Hanny mengatakan, saat ini rekomendasi lanjutan tersebut masih digodok dan dikonsolidasikan di divisi tata laksana dari Satgas Monkeypox PB IDI. "Dalam waktu dekat, tentunya kita akan segera merekomendasikan hal-hal yang terkait dengan ini," lanjut dr Hanny.
Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Kesehatan agar segera menyiapkan pelaksanaan vaksinasi cacar monyet. Presiden meminta pula pemeriksaan pintu masuk kedatangan luar negeri diperketat untuk mengantisipasi penyakit cacar monyet.
"Ya, sudah saya perintahkan kepada Menkes. Yang pertama urusan vaksin segera," ujar Jokowi, Selasa (23/8/2022).
Temuan Suspek di Makassar, Dinkes: Hanya Cacar Air Biasa
Baca Juga : Mantan Relawan Desak Jokowi Segera Bertobat
Sementara itu, hasil tes uji laboratorium dua pasien suspek cacar monyet yang ditemukan di Makassar keluar Jumat pagi tadi (26/8/2022). Keduanya dinyatakan hanya menderita cacar air biasa.
"Hasilnya sudah keluar dan ternyata cuma cacar air biasa. Sekarang sudah ditangani oleh dokter kulit dan ahli bedah untuk memastikan kondisinya dan kesembuhannya, " kata Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Nursaidah Sirajuddin.
Diberitakan sebelumnya, seorang pasien suspek cacar monyet atau monkeypox saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Hasanuddin. Pasien itu mulai dirawat pada Senin (22/8/2022) lalu.
Baca Juga : LISA Robot AI Milik UGM Hilang Setelah Sebut Jokowi Bukan Alumni UGM
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News