0%
Kamis, 17 Oktober 2024 15:47

Unhas Resmi Kukuhkan Empat Guru Besar, Dorong Interdisiplin dan Kreativitas

Editor : Alif
Unhas Resmi Kukuhkan Empat Guru Besar, Dorong Interdisiplin dan Kreativitas
ist

Acara ini menjadi momen penting bagi Unhas dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas akademik institusi.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas untuk mengukuhkan empat guru besar baru dari berbagai bidang ilmu.

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa memimpin acara tersebut, yang dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, anggota Senat Akademik, serta keluarga dari para guru besar yang dikukuhkan.

Acara ini menjadi momen penting bagi Unhas dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas akademik institusi.

Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan

Keempat profesor yang dikukuhkan adalah Asriani Abbas dari Fakultas Ilmu Budaya; Sitti Nur Faridah dari Fakultas Pertanian; Syamsuddin dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis; serta Fachirah Ulfa dari Fakultas Pertanian. Mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor Prof JJ mengucapkan selamat kepada para profesor baru dan menekankan pentingnya interdisiplin dalam menghadapi permasalahan yang semakin kompleks.

“Keilmuan yang ada harus memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas,” tegasnya.

Baca Juga : Alumni Lintas Generasi Soroti Krisis Kepemimpinan dan Pudarnya Ruh Akademik di Unhas

Setiap guru besar kemudian menyampaikan pidato penerimaan yang menggambarkan keahlian dan penelitian mereka. Prof. Asriani membuka sesi dengan tema "Bahasa Gaul sebagai Refleksi Kreativitas Berbahasa Lintas Generasi," menjelaskan bagaimana bahasa gaul mencerminkan identitas generasi Z dan kreativitas yang berkembang dalam komunikasi sehari-hari.

Selanjutnya, Prof. Sitti membahas “Teknologi Pengelolaan Air sebagai Adaptasi Perubahan Iklim untuk Pertanian Berkelanjutan.” Ia menekankan pentingnya pengelolaan air yang efisien untuk mendukung pertanian, mengingat pertumbuhan populasi yang meningkatkan kebutuhan akan air bersih.

Prof. Syamsuddin mengangkat tema “Hedonisme dalam Keluarga Berpotensi Memicu Fraud.” Ia menjelaskan hubungan antara gaya hidup hedonistik dan praktik kecurangan, serta pentingnya penerapan sistem pengawasan internal untuk mencegah fraud di lingkungan pemerintah.

Baca Juga : Unhas Berhentikan Bahlil sebagai Anggota Majelis Wali Amanat

Pidato terakhir disampaikan oleh Prof. Fachirah dengan judul “Hortikultural Inovatif: Optimalisasi Pekarangan untuk Kemandirian Pangan Keluarga di Era Perubahan Iklim Global.”

Ia menekankan peran hortikultura dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pentingnya inovasi teknologi dalam pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer