0%
Sabtu, 20 Juni 2026 22:52

Jawab Tantangan Kekurangan Stok Darah, Munafri Akan Libatkan RT-RW Jadi Penggerak Misi Kemanusiaan

Editor : Chale
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal, menandatangani nota kesepahaman gerakan donor darah rutin dalam rangka Hari Donor Darah Sedunia 2026, Sabtu (20/06/2026).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal, menandatangani nota kesepahaman gerakan donor darah rutin dalam rangka Hari Donor Darah Sedunia 2026, Sabtu (20/06/2026).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menggagas gerakan donor darah rutin mingguan melalui partisipasi RT-RW untuk memenuhi kebutuhan stok darah di PMI Kota Makassar.

MAKASSAR, portalmedia.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, merespons tantangan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar terkait meningkatnya kebutuhan darah dengan menggagas gerakan donor darah rutin setiap pekan. Inisiatif ini akan melibatkan seluruh kecamatan hingga tingkat RT dan RW sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota Makassar, Sabtu (20/06/2026).

Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal, memaparkan bahwa kebutuhan darah di Makassar terus meningkat seiring perannya sebagai pusat rujukan pasien dari berbagai daerah di Indonesia Timur. Meski hingga pertengahan tahun ini telah terkumpul 16.568 kantong darah, masih terdapat lebih dari seribu kantong yang harus diperoleh melalui donor keluarga karena keterbatasan stok sukarela. "Jadi ini tamparan bagi kami, sehingga kami berharap dengan laporan kami kebutuhan darah kedepannya itu bisa relatif terpenuhi dari pendonor sukarela," ungkap Syamsu Rizal.

Menanggapi kondisi tersebut, Munafri menilai potensi partisipasi di tingkat RT dan RW yang berjumlah ribuan dapat menjadi solusi terstruktur. "Pemerintah kota siap mengambil peran. Ini persoalan kemanusiaan yang harus kita kerjakan bersama," ujar Munafri. Ia pun menekankan bahwa donor darah adalah aksi kemanusiaan yang sangat mulia. "Orang yang mendonor adalah orang yang paling ikhlas. Dia tidak tahu siapa yang akan menerima darahnya, dari mana asalnya, apa agamanya, tetapi tetap memberikan demi menyelamatkan kehidupan orang lain," tutur Munafri.

Baca Juga : Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Makassar bersama PMI akan menyusun skema donor darah mingguan dengan sistem rotasi antar kecamatan yang ditargetkan mulai berjalan pada awal Juli 2026. "Kita berharap gerakan masif ini dapat memperkuat stok darah di Kota Makassar," pungkas Munafri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer