0%
Senin, 21 Oktober 2024 19:15

Arwin Azis Bantah Isu Politik di Balik Pemilihan Irwan Adnan Jadi Sekda

Editor : Alif
Arwin Azis Bantah Isu Politik di Balik Pemilihan Irwan Adnan Jadi Sekda
ist

Andi Arwin menegaskan bahwa dirinya tidak mau lagi membuang energi untuk merespons rumor dan tudingan yang beredar.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Pergantian Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar memicu polemik panas di kalangan publik dan pemerintahan.

Keputusan ini dianggap mengandung unsur politik, dengan berbagai pihak mempertanyakan legitimasi pemilihan tersebut.

Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, tegas membantah adanya dugaan politisasi dalam keputusan tersebut, meski kritik tetap berdatangan.

Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi

Andi Arwin menegaskan bahwa dirinya tidak mau lagi membuang energi untuk merespons rumor dan tudingan yang beredar.

“Saya tidak mau lagi membahas polemik ini. Semua sudah saya jelaskan saat pelantikan Irwan Adnan,” ungkap Arwin.

Ia menganggap bahwa fokus harus dialihkan kepada kinerja pemerintah, bukan pada kontroversi yang mengganggu.

Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026

Pernyataan Arwin muncul di tengah situasi yang kian memanas, terutama setelah pelantikan Irwan Adnan sebagai Sekda baru pada Jumat (18/10/2024). Dia berharap masyarakat dan pejabat lainnya dapat memahami keputusan yang telah diambil.

“Aktivitas pemerintah harus terus berjalan tanpa terganggu oleh perdebatan yang tidak produktif,” tambahnya.

Namun, kritikan tajam datang dari Wali Kota defenitif, Mohammad Ramdhan Pomanto, yang tengah cuti kampanye.

Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi

Danny mengungkapkan rasa herannya atas pilihan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait pemilihan Sekda. “Saya heran, mengapa yang terburuk yang dipilih,” cetus Danny, sapaan akrabnya, merujuk pada Irwan Adnan.

Danny melanjutkan, keputusan tersebut semakin mencengangkan karena Irwan sebelumnya telah menandatangani pengunduran diri sebagai ASN.

“Ia terlihat memihak kepada salah satu pasangan calon. Saya tidak tahu apa pertimbangannya,” ungkapnya dengan nada skeptis. Tuduhan ini menambah ketegangan di dalam pemerintahan Kota Makassar.

Baca Juga : Pengamat Nilai Ketegasan Munafri Tertibkan Parkir Liar hingga PKL Sangat Tepat Menata Makassar

Dari penilaian Danny, kinerja Irwan Adnan sebelumnya dinyatakan buruk. “(Terburuk dari segi) Kinerja, kan sudah saya umumkan sebelumnya,” tegasnya.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kapasitas Irwan untuk menjalankan tugasnya sebagai Sekda, terutama di tengah sorotan publik yang semakin meningkat.

Di sisi lain, Andi Arwin merasa bahwa ia telah menjelaskan dengan cukup rinci latar belakang pemilihan Irwan dalam pelantikan tersebut.

Baca Juga : Munafri–Aliyah Kompak Hadiri Muscab Hanura Makassar, Tegaskan Komitmen Kolaborasi Lintas Partai

“Semua yang hadir saat pelantikan pasti memahami makna dari kalimat yang telah saya sampaikan,” harapnya. Meskipun demikian, ketidakpuasan masih terus berkembang di kalangan masyarakat dan beberapa anggota DPRD.

Kontroversi ini menciptakan ketidakpastian di dalam tubuh pemerintahan Kota Makassar. Banyak yang mempertanyakan apakah keputusan ini akan berdampak negatif terhadap kinerja Pemkot Makassar ke depannya. Terlebih, masalah ini muncul di tengah berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer