0%
Jumat, 01 Mei 2026 11:28

Sesmenkop Ahmad Zabadi Minta ABDSI Perkuat Peran Pendampingan untuk Koperasi dan UMKM

Editor : Agung
Sesmenkop Ahmad Zabadi Minta ABDSI Perkuat Peran Pendampingan untuk Koperasi dan UMKM
ist

Zabadi menyoroti pentingnya penguatan koperasi sebagai agregator bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro. Ia secara khusus meminta ABDSI untuk mengintegrasikan model pendampingan melalui koperasi, termasuk melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

JAKARTA, portalmedia.id – Sekretaris Menteri Koperasi, Ahmad Zabadi, memberikan arahan strategis kepada Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) untuk meningkatkan peran pendampingan bagi koperasi dan UMKM di tanah air. Hal ini disampaikan Zabadi saat menerima audiensi rombongan ABDSI yang dipimpin oleh Bahrul Ulum Ilham di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Zabadi, yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat ABDSI, menekankan bahwa koperasi memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan UMKM.

"Koperasi tidak hanya meningkatkan kesejahteraan anggota, tetapi juga berperan dalam mendukung produksi pangan lokal, distribusi hasil pertanian, dan penguatan pasar domestik," ujar Zabadi.

Koperasi sebagai Agregator Ekonomi Rakyat

Dalam pertemuan tersebut, Zabadi menyoroti pentingnya penguatan koperasi sebagai agregator bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro. Ia secara khusus meminta ABDSI untuk mengintegrasikan model pendampingan melalui koperasi, termasuk melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurut Zabadi, koperasi yang kuat dapat memutus rantai distribusi yang selama ini merugikan produsen. Dengan koperasi, nelayan dan petani diharapkan dapat mengakses kebutuhan pokok seperti BBM dan pupuk bersubsidi sesuai harga resmi pemerintah, sekaligus terlindungi dari praktik tengkulak.

Mendorong Industrialisasi Desa

Lebih lanjut, Zabadi mendorong koperasi untuk menjadi bagian dari ekosistem industrialisasi di tingkat desa. Koperasi diharapkan tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi mampu menyerap, mengolah, dan memasarkan produk lokal guna meningkatkan nilai tambah ekonomi.

ABDSI diminta untuk aktif mendorong produksi massal yang berbasis pada potensi lokal daerah masing-masing sebagai langkah konkret mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

Selain itu, Zabadi menugaskan koperasi desa untuk menjadi motor penggerak dalam program penyediaan bahan baku untuk Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan catatan utama harus mengutamakan produk-produk hasil pertanian dan perikanan lokal.

Melalui sinergi ini, pemerintah berharap ABDSI dapat menjadi jembatan yang memperkuat integrasi antara pelaku usaha, koperasi, dan akses pasar, demi mewujudkan pengembangan ekonomi rakyat yang lebih berkelanjutan dan mandiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar