0%
Minggu, 28 Agustus 2022 16:29

Ekspresi 77 Anak di Makassar Ikut Khitanan Massal, Dari Merintih Kesakitan Hingga Baca Ayat Kursi

Penulis : wiwi amaluddin
Editor : Azis Kuba
khitanan massal
khitanan massal

hampir seisi ruangan yang penuh dengan teriakan dan rintihan kesakitan oleh peserta sunat, namun satu anak justru seperti tak merasakan sakit apa-apa.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Penghujung bulan kemerdekaan ini, Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Lembaga Abstraksi Case Anti Korupsi (Lacak) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar acara Khitanan Massal yang diikuti oleh 77 anak sesuai dengan umur Indonesia sekarang, Minggu (28/8/2022).

Acara yang bertempat di Sekretariat DPW Lacak Sulsel ini, turut dihadiri oleh Camat Makassar, Akbar Yusuf, Ketua DPW Lacak Sulsel, Sunaryo, para pengurus Lacak Sulsel serta para orang tua dan peserta khitanan massal.

Ketua DPW Lacak Sulsel, Sunaryo mengatakan bahwa Lacak sebenarnya adalah organisasi masyarakat pemerhati negara khususnya anggaran tetapi ormas ini turut andil dalam kegiatan-kegiatan sosial sebagai bukti kecintaan terhadap masyarakat setempat.

Baca Juga : Sebanyak 225 Anak Ikut Khitanan Massal Gratis yang Digelar Yayasan Hadji Kalla

"(Khitanan) Ini gratis dan ada hadiahnya, hadiahnya ada bingkisan, ice cream dari sponsor kita," jelasnya ketika ditemui Portal Media di sela-sela acara Khitanan Massal.

Sunaryo juga berencana untuk menjadikan Khitanan Massal ini sebagai agenda tahunan dengan peserta total tentunya 78 sesuai usia Indonesia di tahun 2023.

"Kita akan jadikan agenda tetap tiap tahun ada sunatan massal, jadi untuk tahun ini sesuai usia kemerdekaan 77 tahun, jadi kemungkinan tahun depan 78 lagi," terangnya.

Baca Juga : Polda Sulsel Gelar Sunatan Massal untuk Warga Kurang Mampu Jelang Ramadan

"Dan kita utamakan masyarakat kecamatan Makassar yang sekitar sini. Tapi tidak menutup kemungkinan ada kecamatan lain dari Rappocini, tallo atau lainnya untuk mendaftar," bebernya.

Tambahnya, Khitanan Massal ini juga didukung oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) Sulsel yang menurunkan total 12 Dokter dan 6 Perawat.

Lebih lanjut, pada khitanan massal ini menggunakan sunatan laser agar lebih cepat dengan resiko yang kecil menurut Sunaryo.

Baca Juga : Milad ke-76, HMI Makassar Gandeng Baznas Gelar Sunatan Massal: Bakti Sosial dalam Bentuk Syariat

"Sudah ada beberapa tahun anak-anak tidak disunat gara-gara pandemi, dan biaya (sunat) yang juga tinggi, sunat pake laser itu sekitar 2 jutaan, sementara anak-anak ini digratiskan,(bahkan) dikasih hadiah," lanjutnya.

Dikesempatan yang sama, Camat Makassar, Akbar Yusuf berharap ada banyak organisasi lain khususnya di Makassar mengikuti jejak dari 'Lacak'.

"Yang jelas luar biasa ini organisasi Lacak ini karena dengan kegiatan ini, setidak tidaknya ini warga sangat terbantu, sunatan lewat laser tentu besar biayanya," ungkapnya.

Baca Juga : Wahdah Islamiyah Tamalate Gandeng Dua Organisasi Gelar Sunatan Massal

Tetapi ada satu anak yang mengikuti Khitanan Massal yang justru menarik perhatian orang lain. Aska yang masih berumur 4 tahun, diikutkan oleh kedua orang tuanya dalam kegiatan ini, bahkan hampir seisi ruangan yang penuh dengan teriakan dan rintihan kesakitan oleh peserta sunat, Aska justru seperti tak merasakan sakit apa-apa.

"Kalau usia begini kan belum dengar dari orang-orang bilang sakit apa, buktinya tadi dia didalam tidak menangis sama sekali, biar apa," ungkap Ibu Aska, Tiara ayu ketika ditemui Portal Media selepas anaknya disunat.

Bahkan, ada salah seorang anak peserta khitanan yang membacakan ayat-ayat kursi dan surah-surah hingga sunatnya selesai. Bukan cuma itu, seorang anak juga tampak percaya diri ketika ingin disunat namun akhirnya juga ikut menangis kesakitan.

Baca Juga : HUT ke-415 Tahun Kota Makassar Bakal Dimeriahkan Khitanan Massal Modern

Terakhir, Ketua DPW Lacak, Sunaryo berencana untuk membersihkan kanal-kanal menggunakan bambu runcing di hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang.

"Kita perkirakan itu daerah wilayah Rappocini, pasar kerong, mudah2han dapat dukungan dari TNI, dan kita kerja sama dengan Pemkot karena bagaimanapun juga itu tugas mereka kita hanya pendampingan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer