0%
Senin, 23 Desember 2024 23:11

Banjir 2 Meter di Antang, Warga Bertahan Demi Harta, Polisi Jamin Keamanan

Editor : Alif
Banjir 2 Meter di Antang, Warga Bertahan Demi Harta, Polisi Jamin Keamanan
ist

Basir (50), salah satu warga, mengatakan mereka mendirikan tenda darurat di depan rumah untuk menjaga harta benda.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Puluhan warga di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, memilih bertahan di rumah meski banjir setinggi 2 meter melanda. Mereka takut barang berharga hilang jika mengungsi.

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

Basir (50), salah satu warga, mengatakan mereka mendirikan tenda darurat di depan rumah untuk menjaga harta benda. 

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

"Kalau barang hilang, siapa yang tanggung jawab? Banyak yang manfaatkan situasi seperti ini," ujarnya, Senin (23/12/2024).

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

Baca Juga : Makassar Siapkan Rp400 Miliar Atasi Banjir, Opsi Kolam Retensi dan Relokasi Dipertimbangkan

Tak hanya itu, warga memarkir kendaraan di tepi jalan agar tidak terendam. Namun, kekhawatiran pencurian tetap menghantui. 

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

"Kita harus waspada. Kalau motor diambil, mau bagaimana?" tambah Basir.

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

Menanggapi kekhawatiran ini, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib menjamin keamanan warga dan barang berharga mereka. 

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

Baca Juga : Kapolda Sulsel Tinjau Lokasi Banjir di Antang, Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

"Kami patroli nonstop. Ada Polrestabes, Polda, Brimob, hingga TNI yang siaga di lokasi," katanya usai menyerahkan bantuan sembako.

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

Ngajib mengimbau warga untuk mengungsi ke posko demi keselamatan. 

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

"Serahkan keamanan rumah kepada kami. Utamakan keselamatan dan bergabunglah ke posko agar bisa mendapat bantuan," tegasnya.

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

Sementara itu, jumlah pengungsi akibat banjir terus bertambah. Data BPBD Makassar mencatat 2.299 jiwa dari 610 kepala keluarga tersebar di 31 titik pengungsian. Wilayah terdampak meliputi 9 kelurahan di 4 kecamatan: Manggala, Biringkanaya, Tamalanrea, dan Panakkukang.

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

"Paling banyak di Kecamatan Manggala dengan 1.031 jiwa, disusul Biringkanaya sebanyak 963 jiwa," ungkap Kepala BPBD Makassar, Akhmad Hendra Hakamuddin.

Baca Juga : Munafri–Aliyah Bergerak Cepat, Drainase Diperbaiki, Genangan Diminimalisir

Baca Juga : Bencana Alam Melonjak Enam Kali Lipat, WALHI: Lingkungan Sulsel Kian Kritis

Baca Juga : Buaya di Manggala Bukan Hanya Satu Ekor, Warga Diminta Waspada

 

Hingga kini, pemerintah dan aparat terus berupaya menangani dampak banjir dan memastikan keselamatan warga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer