0%
Kamis, 01 September 2022 15:37

52 Pelajar Jadi Tersangka Kasus Pembusuran di Tiga Wilayah Sulsel

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana didampingi Dirkrimum Polda Sulsel, Kombes Jamalauddin Farti saat ekspose di Mapolda Sulsel.  (Ist)
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana didampingi Dirkrimum Polda Sulsel, Kombes Jamalauddin Farti saat ekspose di Mapolda Sulsel.  (Ist)

Total ada 52 pelaku tindak pidana kejahatan jalanan yang berstatus pelajar sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR- Sedikitnya puluhan pelaku tindak kejahatan jalanan yang masih berstatus pelajar terjaring selama Operasi Sikat Lipu digelar jajaran Kepolisian Daerah (Polda)Sulawesi Selatan (Sulsel).

Total ada 52 pelaku tindak pidana kejahatan jalanan yang berstatus pelajar sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

"Ada 52 laporan polisi yang pelakunya berstatus pelajar di tiga wilayah. Dan 52 orang ini sudah berstatus tersangka," kata Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana kepada wartawan saat ekpose di Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Kamis (1/9/2022).

Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh

Perwira polisi berpangkat dua bintang itu mengatakan operasi yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Agustus 2022 ini berlangsung di tiga wilayah Kabupaten yakni Maros, Makassar dan Gowa.

Polisi menyebut 52 pelajar ini diamankan hampir semuanya terlibat kasus pembusuran.

Adapun pasal yang disangkakan untuk para tersangka disebut akan disesuaikan dengan Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

"Pelaku pembusuran ini rata-rata remaja ada juga masyarakat yang sudah dewasa," ungkap Nana Sudjana.

Masih maraknya kasus pembusuran yang terjadi di tiga wilayah ini disebut akan menjadi atensi khusus Polda Sulsel kedepannya.

Masyarakat yang ditemukan membawa atau menguasai busur juga bakal dikenakan undang-undang darurat.

Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI

"Kami tidak akan main-main walaupun hanya membawa busur karena sasarannya pasti masyarakat yang kadang tidak mengetahui apa-apa. Busur ini bukan budaya sehingga semua masyarakat saya ingatkan baik itu anak-anak kami akan tindak tegas," sebutnya.

Nana Sudjana juga menyebut pihaknya juga  bakal mengagendakan untuk bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel dan seluruh kepala sekolah di tiga wilayah yang menjadi prioritas ini.

"Kami akan koordinasi dengan dinas pendidikan (Sulsel) dan seluruh kepala sekolah untuk mengecek para pelajar (sering terlibat kasus pembusuran)," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer