“Sebanyak 67 petugas kesehatan yang terdiri dari tim kesehatan bandara dan tim Emergency Medical Team akan bergerak terlebih dahuliu besok malam untuk menempati pos kesehatan di arafah” ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS.
Jenis layanan yang akan diberikan nantinya kepada jemaah adalah layanan yang sifatnya emergency maupun pelayanan kesehatan lainnya yang dibutuhkan jemaah.
Sementara untuk obat obatan, sebanyak 234 paket obat dari 18 kelas terapi sudah disiapkan dan sudah diberikan kepada para Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter, yang didalamnya termasuk golongan antibiotik, obat hipertensi, diabetes melitus, vitamin, dan cairan.
Baca Juga : Cuaca Panas dan Beban Pesawat, Kadaker Bandara Imbau Jemaah Tertib Barang Bawaan
“Ini menjadi bekal para TKH dalam mengawal jemaah, terlebih bagi 30 formasi jemaah haji risti” tambah dr. Budi
Obat-obatan untuk Pos Kesehatan Arafah, Tim Mobile Muzdalifah, dan Pos Kesehatan Mina juga sudah 100 persen siap.
Jenis obat yang akan dibawa ke pos kesehatan arafah termasuk obat obatan yang bersifat analgesik sampai ke golongan narkotik, anestetik, anti alergi dan anti anafilaksis, juga obat obatan anti infeksi. Termasuk juga obat obatan anti topical, psikotroprifarmaka, dan sebagainya.
Baca Juga : Catat! Barang Ini Dilarang Masuk Koper Bagasi Jemaah
“Total ada 321 item obat yang disiapkan untuk arafah saja, belum termasuk muzdalifah dan mina” tambah dr. Budi
Untuk Alat Kesehatan, sudah disiapkan 78 jenis alat kesehatan yang akan disebar ke 3 pos kesehatan. Kelompok pertama Arafah sebanyak 35 item alat-alat medis, kelompok kedua di Muzdalifah ada 22 item dan kelompok ketiga di Mina ada 21 item.
Diantara jenis alat kesehatan yang akan dideploy ke pos pos kesehatan diantaranya adalah oksigen Concentrator, minor surgery, pulse oxymetry, alat tensi, alat EKG, nebulizer, tandu, kursi roda, hingga lampu tindakan.
Baca Juga : Emas dan Air Zamzam Bawaan Jemaah Haji Dibebaskan Bea Masuk
“Totalnya ada 78 jenis alat kesehatan yang sudah siap digeser besok” tambah dr. Budi
Sebelumnya, sebanyak 480 Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter selesai melakukan Apel Siaga menjelang armuzna di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah pada Senin dan selasa 5 Juli 2022.
Ada tiga pesan yang harus dijalankan para TKH sebagai pedoman untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian jemaah haji di Tahun ini. Diantaranya adalah pemantauan ketat formasi 30 jemaah haji risti, pengetatan skrining kesehatan, serta melaksanakan gerakan minum bersama dan makan kurma bersama.
Baca Juga : Jemaah Haji Diingatkan Jangan Berkeluh Kesah di Medsos
Ketiga pesan ini akan menjadi pedoman bagi tenaga kesehatan haji kloter dalam mengawal jemaah di fase armuzna Nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News