0%
Jumat, 02 September 2022 22:48

Sosialisasi di Daerah Partisipasi Rendah, KPU Makassar: Hoax dan Money Politics Harus Disaring

Editor : Rasdiyanah
Sosialisasi KPU Kota Makassar di Kecamatan Wajo, sebagai daerah partisipasi paling rendah pada pemilu lalu, Jumat (2/9/2022). Foto: dok
Sosialisasi KPU Kota Makassar di Kecamatan Wajo, sebagai daerah partisipasi paling rendah pada pemilu lalu, Jumat (2/9/2022). Foto: dok

KPU Kota Makassar menggelar sosialiasi di daerah partisipasi rendah pada tahapan pemilu lalu. Dalam sosialisasinya, KPU menekankan Hoax dan money politics mesti disaring sejak awal.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar melakukan sosialisasi pendidikan pemilih pada daerah yang berpartisipasi rendah pada Pemilu sebelumnya. 

Hal ini dilakukan di Kecamatan Wajo, di mana pada pemilu lalu merupakan kecamatan dengan tingkat partisipasi terendah dari 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar.

Anggota KPU Makassar, Endang Sari dalam sosialisasi tersebut menekankan kembali pentingnya keterlibatan seluruh stake holder untuk peningkatan partisipasi pada pemilu yang akan datang.

Baca Juga : Pemerintah Buka Kajian Pemilu Lewat E-Voting

"Untuk meningkatkan partisipasi pemilih, penting untuk menyaring berita hoax dan money politics, sebab ini awal dari kepercayaan masyarakat," ujar Endang, Jumat di kantor Kecamatan Wajo, sebagai lokasi sosialisasi, Jumat (2/9/2022). 

Endang juga menghimbau kepada masyarakat, agar melengkapi berkas kependudukan agar bisa menggunakan hak pilihnya.

"Kami sangat berharap agar pada pemilu 2024, khususnya di Kecamatan Wajo angka partisipasi pemilih bisa lebih meningkat dan mencapai target," harap Endang. 

Baca Juga : Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah 2029, Antisipasi Pemilih Kurang Fokus

Pada kegiatan kali ini KPU banyak menerima saran dan masukan dari masyarakat kecamatan Wajo dan juga beberapa kendala yang dihadapi sehingga tingkat pastisipasi terbilang rendah pada Pemilu 2019 lalu.

Dalam pertemuan ini juga terungkap salah satu sebab partisipasi rendah di Kecamatan tersebut adalah beberapa kelurahan yang merupakan pusat bisnis Makassar, kawasan etnis, dan sekolah pelayaran.

"Siswanya sering berpergian berlayar padahal ber ktp makassar sehingga pada saat pilkada mereka tidak berada di tempat sehingga hak pilihnya tidak diberikan," ujar salah satu warga. 

Terendah dari 15 Kecamatan di Kota Makassar 

Baca Juga : Mantan Komisioner KPU Makassar: Kembalinya Pilkada ke DPR Ancam Identitas Rakyat

Diketahui, Kecamatan Wajo merupakan daerah dengan partisipasi terendah dari total 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar.

Adapun jumlah presentasi partisipasi di kecamatan Wajo pada pemilu lalu hanya mencapai angka 53,40% dengan presentasi masing-masing;

  • Kelurahan Melayu Baru 47,78 %,
  • Kelurahan Malimongan 62,81 %,
  • Kelurahan Mampu 62,7 %,
  • Kelurahan Ende 43,95 %,
  • Kelurahan Malimongan Tua 50,36 %,
  • Kelurahan Butung 47,86%,
  • Kelurahan Melayu 57,85%,
  • Kelurahan Patunuang 50,43 %.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer