PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Wakil Walikota Makassar terpilih, Aliyah Mustika Ilham mengungkapkan komitmennya untuk melakukan mengaudit manajemen pemerintah kota Makassar.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih periode 2025-2030 di Balaikota, Senin (10/02/2025).
Aliyah menekankan pentingnya fungsi pengawasan dalam menjalankan amanah yang diberikan oleg masyarakat.
Baca Juga : Lewat Forum Indonesia on the Move, Munafri Siapkan Sistem Transportasi Terpadu dan Rendah Emisi
"Saya siap mengawal pemerintahan ini dan juga ikut mengontrol pemerintahan ini, karena terlepas dari pada ada pengawasan, kita tidak bisa memastikan bahwa semua berjalan dengan baik," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aliyah juga menyoroti pentingnya integritas dan loyalitas dalam menjalankan tugas.
"Untuk SKPB kalau kita bekerja secara ikhlas, secara jelas, secara loyalitas, dan tentunya integritas kita kita perjuangkan sampai akhir, insya Allah harapan masyarakat untuk melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya dapat tercapai," tambahnya.
Baca Juga : Menjelang Setahun Kepemimpinan MULIA, Makassar Raih UHC Award 2026
Aliyah berkomitmen untuk mengawal pemerintahan semaksimal mungkin, sebagaimana yang telah dilakukannya saat menjabat sebagai wakil rakyat.
Sementara itu, menurut Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto langkah Mantan Anggota DPR RI Komisi IX itu merupakan langkah yang tepat.
Ia menjelaskan bahwa audit ini penting untuk memastikan setiap kegkatan pemerintahan berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan.
Baca Juga : Kunjungi Kantor Kemenlu, Wali Kota Munafri Perkuat Diplomasi Pariwisata dan Maritim Lewat Kolaborasi
"Setiap kegiatan take over, ada yang akan kita cut off di situ, untuk memastikan pertanggungjawaban tifak menyebrang ke depan. Kita harus mulai dari titik nol dalam melaksanakan kegiatan itu," jelasnya.
Danny Pomanto, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa audit manajemen merupakan bagian dari mekanisme yang dilakukan, termasuk pemeriksaan rutin dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan.
"Mau tidak mau Ibu Aliyah lakukan, itu BPK lakukan, seperti kemarin kan sudah ada beberapa pemeriksaan, pemeriksaan rutin yang masuk, harus memang cut off, saya juga begitu dulu," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News