0%
Rabu, 12 Februari 2025 14:41

Banjir Maros Meluas, 100 Ribu Warga Terdampak dan Jalan Poros Sulawesi Lumpuh

Editor : Alif
Banjir Maros Meluas, 100 Ribu Warga Terdampak dan Jalan Poros Sulawesi Lumpuh
ist

Banjir awalnya merendam 10 kecamatan, namun meluas hingga 14 kecamatan sejak Selasa (11/2/2025) dini hari.

PORTALMEDIA.ID, MAROS – Banjir di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, semakin meluas, merendam 14 kecamatan dan berdampak pada lebih dari 100 ribu warga. 

Banjir juga menyebabkan kemacetan parah di beberapa titik, termasuk lumpuhnya ruas Jalan Poros Trans Sulawesi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bergerak cepat dengan membuka kantor kecamatan dan masjid sebagai posko pengungsian.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Mengintai, BPBD Sulsel Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

"Kami sudah instruksikan kepada seluruh camat untuk membuka kantor camat dan masjid yang bisa jadi tempat evakuasi," ujar Bupati Maros, Chaidir Syam, Rabu (12/2/2025).

Banjir awalnya merendam 10 kecamatan, namun meluas hingga 14 kecamatan sejak Selasa (11/2/2025) dini hari. Kecamatan terdampak antara lain Turikale, Maros Baru, Lau, Marusu, Moncongloe, Simbang, Bantimurung, Camba, Tanralili, Tompobulu, Mandai, Bontoa, Cenrana, dan Mallawa.

Banjir juga merendam ruas Jalan Poros Trans Sulawesi sepanjang 500 meter, tepatnya di depan Kantor Bupati Maros. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, menyebabkan arus lalu lintas terputus.

Baca Juga : BPBD Sulsel Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi Akhir Tahun

"Kurang lebih lima ratus meter jalan terendam," kata Kasat Samapta Polres Maros, AKP Yiyi Suhartin.

Sejumlah pengendara motor nekat melintasi banjir dengan berjalan kaki sambil mendorong kendaraannya.

Banjir juga merendam Kantor Kemenag Maros dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Akibatnya, delapan pegawai terjebak dan terpaksa menginap di kantor karena akses jalan tertutup air.

Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan

"Puncak banjir di kantor pada pukul 8 malam dan 3 dini hari," ujar pegawai Kemenag Maros, Edy Wijaya.

Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam bencana ini. Pemkab Maros telah mendirikan dapur umum di seluruh kantor kecamatan serta di Islamic Center Maros untuk mendistribusikan makanan ke daerah yang sulit dijangkau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer