0%
Jumat, 14 Februari 2025 19:13

Sri Mulyani Pastikan KIP Kuliah Tidak Terkena Pemotongan Anggaran

Editor : Alif
Sri Mulyani Pastikan KIP Kuliah Tidak Terkena Pemotongan Anggaran
ist

Ia menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp14,69 triliun tersebut tidak terkena pemotongan ataupun pengurangan.

PORTALMEDIA.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan bahwa program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tidak terdampak efisiensi anggaran sebesar Rp306,69 triliun yang dilakukan pemerintah. Dengan demikian, mahasiswa penerima beasiswa tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan.

"Jumlah anggaran untuk beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah), untuk 1.040.192 mahasiswa tersebut adalah sebesar Rp14,69 triliun," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2025).

Ia menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp14,69 triliun tersebut tidak terkena pemotongan ataupun pengurangan.

Baca Juga : Utang Terbesar Sejak Pandemi, Prabowo Ajukan Rp781,9 Triliun di RAPBN 2026

"Dengan demikian, seluruh mahasiswa yang telah dan sedang menerima beasiswa KIP dapat meneruskan program belajar seperti biasanya," tambahnya.

Selain KIP Kuliah, Sri Mulyani juga memastikan bahwa beasiswa yang diterima oleh 40.030 orang melalui berbagai skema tetap berjalan tanpa pengurangan.

Beasiswa tersebut mencakup program dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) di bawah Kementerian Agama.

Baca Juga : Sri Mulyani Larang PTN Naikkan UKT Meski Anggaran Dipangkas

"Seluruh beasiswa tetap berjalan sesuai dengan kontrak yang sudah ditetapkan," tegasnya.

Sebelumnya, Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro sempat menyampaikan keluhan terkait dampak efisiensi anggaran terhadap KIP Kuliah dan beasiswa lainnya di DPR RI.

Ia menjelaskan bahwa total pagu awal anggaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebesar Rp57,6 triliun harus mengalami pemotongan sebesar Rp14,3 triliun.

Baca Juga : Sri Mulyani Usul Investasi Saham Diajarkan sejak SD, OJK dan BEI Siapkan Langkah Konkret

Pagu awal KIP Kuliah sebesar Rp14,698 triliun juga sempat direncanakan mengalami pemotongan sebesar Rp1,319 triliun. Selain itu, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang semula dianggarkan Rp164,7 miliar terkena penghematan Rp19,47 miliar.

Beasiswa kerja sama negara berkembang (KNB) juga turut terdampak efisiensi anggaran. Dari pagu awal Rp85,34 miliar, program ini mengalami penghematan sebesar 25 persen atau sekitar Rp21 miliar.

Namun, dengan adanya kepastian dari Menkeu Sri Mulyani, mahasiswa penerima beasiswa kini dapat bernafas lega karena program KIP Kuliah dan sejumlah beasiswa lainnya tetap berjalan seperti yang telah direncanakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar