PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- PSSI resmi umumkan penasihat teknik baru untuk melengkapi tim coach Patrick Kluivert. Jordi Cruyff, anak dari legenda Barcelona dan Belanda Johan Cruyff, telah diperkenalkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam sesi konferensi pers.
"Saat ini saya baru bisa mengumumkan figur yang sepertinya juga bisa mengupgrade sepak bola kita, yaitu Technical Advisor untuk Timnas kita, yaitu saudara Jordi Cruyff yang terakhir menjabat sebagai Direktur Olahraga di Barcelona pada 2023,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Peran Jordi Cruyff bukan menjadi Direktur Teknik yang baru, namun Penasihat untuk PSSI mengenai persoalan teknik, termasuk mencari Direktur Teknik yang baru. Jabatan yang masih kosong setelah ditinggal Indra Sjafri saat ia ditunjuk menjadi pelatih Timnas U-20
Baca Juga : Sempat Tertunda, John Herdman Diperkenalkan PSSI Pagi Ini
Erick Thohir, mengungkapkan alasan di balik penunjukan Jordi Cruyff sebagai Technical Advisor Timnas Indonesia. Menurutnya, latar belakang Jordi yang pernah berkiprah di FC Barcelona menjadi faktor utama dalam keputusan ini.
Barcelona dikenal sebagai klub dengan filosofi permainan yang kuat dan telah melahirkan banyak bintang sepak bola dunia.
Jordi Cruyff memiliki pengalaman panjang di Barcelona, baik sebagai pemain maupun bagian dari manajemen klub. Ia menghabiskan masa mudanya di akademi Barcelona sejak 1988 hingga 1996.
Baca Juga : PSSI Sudah Kantongi 5 Calon Pelatih Timnas Indonesia
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai penasihat strategis klub dari Agustus 2021 hingga 30 Juni 2022, sebelum akhirnya menjadi direktur olahraga dari 1 Juli 2022 hingga 30 Juni 2023. Erick Thohir berharap pengalaman yang dimiliki Jordi di Barcelona dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan sepakbola Indonesia.
"Kenapa kita mengambil Jordi, memang kita lihat kan Barcelona salah satu klub yang mempunyai filosofi bermain dan konsisten menerapkannya sampai hari ini, dan mereka juga berhasil melahirkan bintang-bintang besar," ujar Erick, dikutip dari Antara Rabu, 26 Februari 2025.
Sebelum menetapkan Jordi Cruyff, Erick Thohir mengungkapkan bahwa PSSI sempat hampir menunjuk seorang figur dari Spanyol untuk posisi ini. Namun, dalam proses seleksi, PSSI mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk potensi perbedaan ego di antara jajaran teknis tim nasional jika terlalu banyak sosok dengan peran yang serupa.
Baca Juga : Indonesia Gagal ke Piala Dunia, Presiden Minta Evaluasi Menyeluruh Timnas
"Kita lihat figur Jordi, setelah saya beberapa kali cari kandidat, saya sudah sampaikan ke Waketum PSSI dan BTN, sebenarnya kita hampir tanda tangan dengan dari Spanyol. Cuma waktu itu kita ragu-ragu kalau sampai dalam pembentukan seluruh timnas ini dari technical advisor, technical director, malah jadi problem baru ketika masing-masing figur ini malah menonjolkan egonya," jelas Erick.
Erick Thohir juga menekankan bahwa dirinya sangat terkesan dengan keseriusan Jordi Cruyff dalam menerima tawaran ini. Saat melakukan wawancara, Erick sempat merasa khawatir apakah Indonesia bisa memberikan komitmen yang sejalan dengan ekspektasi Cruyff.
"Saya juga apresiasi Jordi, sangat serius. Bahkan saat saya wawancara, saya khawatir apakah kita bisa beri komitmen yang sama kepada Jordi," imbuhnya.(*)
Baca Juga : Erick Thohir Sebut Kantor FIFA di Jakarta Jadi Pengawas Transformasi Sepak Bola Nasional
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
