0%
Selasa, 06 September 2022 15:57

Kadin Sulsel Sebut BLT BBM Akal - Akalan Pemerintah untuk Redam Aksi Demonstrasi

Editor : Gita Oktaviola
Kadin Sulsel Sebut BLT BBM Akal - Akalan Pemerintah untuk Redam Aksi Demonstrasi
ist

Kadin Sulsel mengkritisi Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM bersubsidi yang dianggap tidak tepat sasaran dan hanya menjadi akal - akalan pemerintah untuk meredam aksi demonstrasi

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel Makmur Mingko mengkritisi bantuan langsung tunai (BLT) yang diinisiasi oleh pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu menghadapi kenaikan harga BBM bersubsidi.

Kata dia, hal ini sudah sering dilakukan pemerintah saat menetapkan kebijakan yang efeknya berdampak besar pada pergerakan ekonomi.

"Setiap ada isu kenaikan BBM pasti dialihakn ke BLT, inikan suatu hal yang tidak bisa diterima oleh akal sehat. Ini sudah sering terjadi. Ujungnya pasti BLT," ucapnya kepada portalmedia.id, Selasa (6/9).

Baca Juga : Stok BBM SPBU Swasta Mulai Langka, Operasional Shell di Bekasi Lumpuh Total

Lebih lanjut, Makmur menjelaskan, jika BLT yang disalurkan kepada masyarakat hanya alasan pemerintah untuk menaikkan harga BMM yang berawal dari defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan arahnya dianggap tidak jelas.

"Sudah berapa kali itu BLT tapi tidak ada pengaruhnya sama sekali terhadap pengentasan kemiskinan," pungkasnya.

Selanjutnya, ia menyebutkan beberapa akal - akalan pemerintah dalam menyalurkan BLT dengan dalih subsidi BBM.

Baca Juga : Insiden di SPBU Bone Jadi Pelajaran, Pertamina Janji Tingkatkan Komunikasi Lintas Budaya Operator

"Pertama, tidak tepat sasaran, banyak yang semestinya tidak bisa dapat BLT, malah dia yang dapat, salah satunya PNS. Kedua, membuat masyarakat menjadi malas dan tidak produktif. Dan ketiga tidak ada pengaruhnya bagi masyarakat," jelasnya.

BLT ini kata dia, bukan menjadi solusi terhadap dampak kenaikan harga barang akibat kenaikan harga BBM.

"Saya rasa ini cuma taktik pemerintah untuk menekan aksi demonstrasi. Itu hanya akal - akalan. Padahal dari segi manfaat , tidak ada sama sekali. Alangkah senangnya rakyat tidak usah dikasih BLT ,tapi barang barang jangan dinaikkan dengan cara turunkan harga BBM. Kan begitu," terang Makmur.

Baca Juga : Pemerintah Perluas BLT ke 35,47 Juta Keluarga, Cair Pekan Depan

Sebelumnya diberitakan, Kadin Sulsel keluhkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Ia menyampaikan jika masalah ini akan berdampak pada kenaikan harga barang yang merugikan para pengusaha.

Bukan cuma itu, ia juga menganggap program pemulihan ekonomi yang dijalankan pemerintah selama 2 tahun belakangan adalah langkah sia - sia.

"Ini kan jalannya belum sempurna terus di hantam dengan kenaikan BBM bersubsidi. Tentu akan memicu semua barang - barang akan naik harganya," ucapnya saat dikonfirmasi portalmedia.id via telepon, Selasa (6/9).

Baca Juga : Konsumsi BBM Berkurang Selama Mudik Lebaran 2025

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer