0%
Rabu, 06 Juli 2022 15:43

Diduga Gantung Diri, Keluarga Temukan Kejanggalan di Jasad Haidir: Tanda-tanda Kekerasan

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Ayah dan ibu korban menunjukkan foto bukti kekerasan pada anaknya yang dinilai meninggal dengan cara tidak wajar/IST
Ayah dan ibu korban menunjukkan foto bukti kekerasan pada anaknya yang dinilai meninggal dengan cara tidak wajar/IST

Setelah dicek di lokasi, jasad korban kala itu tidak dalam posisi tergantung namun sudah terbaring di lantai kamar indekosnya.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR- Pihak keluarga pemuda bernama Haidir (31) yang dikabarkan tewas akibat gantung diri merasa ada yang aneh dari kematian almarhum. Keterangan pihak keluarga menyebut ada sejumlah luka diduga akibat penganiayaan ditubuhnya.

Ibu korban, Jumiati (60) menduga anak lelakinya itu meninggal dengan cara tidak wajar. Kecurigaan ibu korban berawal dari informasi awal yang diterima bahwa anak lelakinya itu ditemukan tewas akibat gantung diri.

Setelah dicek di lokasi, jasad korban kala itu tidak dalam posisi tergantung namun sudah terbaring di lantai kamar indekosnya.

Baca Juga : Warga Karunrung Heboh, Temukan Pria Tewas Tergantung di Pohon

"Ini saya mau minta keadilan karna kematian anak ku saya anggap tidak wajar. Karna faktanya saya liat mukanya, giginya, patah tangannya ada keganjalan, iya kayak ada tanda-tanda kekerasan, dikakinya juga ada luka memar biru," jelas Jumiati kepada wartawan saat ditemui di salah satu kafe di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (6/7/2022) siang.

Kata Jumiati, laporan bahwa anak gantung diri pertama kali didengarnya oleh seorang wanita berinisial K yang merupakan kekasih anaknya itu.

"Laporannya si perempuan (K) ini gantung diri, tapi setelah dicek di lokasi anak saya terkapar di lantai. Makanya kenapa laporannya gantung diri, padahal posisinya sudah di lantai. Ini bohong semua keterangannya," ungkap Jumiati.

Baca Juga : 558 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Makassar Sepanjang 2023

Jumiati juga menjelaskan, hubungan antara anak lelakinya ini dengan wanita berinisial K ialah berpacara. Namun, hubungannya tidak direstui lantaran keduanya masih mempunyai hubungan keluarga dekat.

"Ini K sepupunya korban tapi saya tidak tau kenapa sering ada di kosnya. Mereka baku suka tapi tidak kita restui karna kan masih bersepupu satu kali," ungkapnya.

Sekedar diketahui, Haidir dikabarkan tewas tergantung di indekosnya di Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Makassar pada Rabu (8/6/2022) lalu.

Baca Juga : Pria di Makassar Aniaya Kekasih di Pinggir Jalan Viral di Media Sosial

Saat ditemukan, kondisi Haidir sudah terbujur kaku dengan posisi tertelungkup dan juga tidak terikat tali gantungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar