0%
Minggu, 30 Maret 2025 13:43

H-1 Idulfitri, Harga Komoditas Pangan Merangkak Naik

Editor : Agung
INT
INT

Kenaikan harga komoditas strategis dipicu tingginya permintaan menjelang lebaran

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Harga komoditas strategis di antaranya cabai rawit, cabai besar dan bawang merah yang dijual di pasar tradisional di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengalami lonjakan menjelang Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Cabai besar kini Rp80 ribu per kilogram (kg), cabai rawit Rp65 ribu per kg, yang sebelumnya Rp45 ribu per kg," kata pedagang rempah-rempah, Husniah di Pasar Terong Makassar, seperti dikutip Antara, Minggu (30/3/2025).

Menurut dia, kenaikan harga cabai itu dipicu tingginya permintaan menjelang lebaran. Menjelang Lebaran 2025, harga komoditas cabai rawit di Kabupaten Sinjai juga mengalami lonjakan.

Baca Juga : Sulsel Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

Harga cabai rawit kini mencapai Rp65 ribu per kilogram, meningkat signifikan dari harga sebelumnya Rp45 ribu per kilogram.

Pedagang di Pasar Sentral Sinjai, Kasmiati menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai rawit disebabkan oleh tingginya permintaan, sementara stok yang tersedia terbatas.

"Stok dari petani berkurang, sementara banyak yang membutuhkan untuk kebutuhan memasak menjelang lebaran," kata Husniah.

Baca Juga : Pemkot Pastikan Stabilitas Harga Pangan Tetap Terjaga Jelang Idulfitri

Sementara itu, penjual rempah-rempah lainnya di Pasar Pannampu, Makassar Baharuddin mengatakan harga bawang merah terus bergerak naik sejak sepekan terakhir dari Rp35 ribu per naik menjadi Rp45 ribu per kg.

Harga bawang putih juga mengalami kenaikan dari Rp35 ribu per kg menjadi Rp40 ribu per kg. "Kenaikan harga ini untuk bahan rempah-rempah selalu mengalami kenaikan menjelang lebaran, itu sudah menjadi kebiasaan setiap tahun," ujarnya.

Menanggapi kenaikan harga komoditas strategis tersebut yang dapat menjadi pemicu inflasi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda saat dikonfirmasi mengatakan momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) memicu kenaikan harga komoditas tertentu, karena tingginya permintaan.

Baca Juga : Pasca Lebaran, Harga Pangan di Makassar Tetap Stabil, Mendag Sebut 'Terlalu Murah'

Kendati demikian, lanjut dia, pihaknya meyakini kondisi tersebut akan kembali normal setelah momen HBKN, apalagi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulsel dan juga TPID kabupaten/kota terus bekerja untuk mengendalikan harga bahan pokok masyarakat di lapangan.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar