0%
Rabu, 07 September 2022 14:30

Petani Kakao Bantaeng Hasilkan Rp7,8 Miliar Sepanjang 2021

Editor : Rahma
Pemerintah Kabupaten Bantaeng mulai melakukan penanaman perdana bibit kakao di dua kecamatan di Kabupaten Bantaeng, Selasa 6 September 2022/IST
Pemerintah Kabupaten Bantaeng mulai melakukan penanaman perdana bibit kakao di dua kecamatan di Kabupaten Bantaeng, Selasa 6 September 2022/IST

2021 lalu sebanyak 600 bibit kakai yang disalurkan di beberapa kecamatan di Bantaeng atas program Partai Nasdem.

Baca Juga : Surya Paloh Nonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR

 

PORTALMEDIA.ID, BANTAENG- Program bantuan bibit kakao di Bantaeng sudah mulai memperlihatkan hasil nyata bagi petani. Pada tahun 2021 tercatat petani bisa mengantongi Rp7,8 miliar.

Sekretaris Partai Nasdem Bantaeng, Ahmad Firhun mengatakan, pada 2021 lalu sebanyak 600 bibit kakai yang disalurkan di beberapa kecamatan di Bantaeng atas program Partai Nasdem.

Baca Juga : RMS Hengkang ke PSI, Syaharuddin Alrif Ketua NasDem Sulsel

"Bantuan ini juga sudah memperlihatkan hasil yang baik. Dari data dinas pertanian, bantuan bibit ini sudah mulai berbuah dan memberikan hasil untuk petani,"katanya

Dia menyebut, dari 600 bibit kakao yang ditanam tahun lalu, kini sudah ada 2.900 kilogram kakao yang diproduksi. "Kalau dikalikan dengan harga kakao saat ini Rp27 ribu per kilogram, berarti sudah ada Rp7,8 miliar perputaran uang dari petani kakao di Bantaeng," jelas dia.

Program bantuan 1,2 juta bibit kakao ini tidak terlepas dari peran Bupati Bantaeng, Ilham Azikin yang melobi partai Nasdem. Bantuan bibit ini adalah bagian dari program partai Nasdem untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca Juga : Hut ke-14 NasDem, Syaharuddin Alrif Target Pertahankan Kemenangan di Sulsel

"Bantuan ini tidak terlepas dari komunikasi yang dibangun oleh pak Bupati kita. Tentu, bantuan ini tidak akan ada di Bantaeng tanpa peran pak Bupati," jelas dia.

Firhun mengatakan, kalau yang ditanam di dua kecamatan ini adalah kakao jenis terbaik yang dipesan khusus. Dia menyebut, kakao ini bisa berbuah dalam usia 13 bulan. Jika telah berbuah, setiap pohon bisa menghasilkan 2 kilogram kakao dengan potensi panen setiap minggu.

"Jadi sebanyak 406 bibit yang kita tanam di dua kecamatan hari ini, berpotensi menghasilkan 3,8 ton kakao per bulan dalam 13 bulan ke depan," kata dia.

Baca Juga : Surya Paloh Nonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer