PORTALMEDIA — Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mendorong seluruh kader di Jawa Tengah untuk terus bekerja keras dan menjaga kepercayaan publik, meskipun Presiden Prabowo Subianto meminta agar isu dua periode tidak disuarakan lebih lanjut.
Pesan ini disampaikan Muzani dalam Apel Kader Gerindra Jawa Tengah yang digelar di Boyolali, Minggu (18/5). Menurutnya, kerja nyata dari para kader di lapangan akan menjadi landasan kuat munculnya aspirasi masyarakat terkait masa depan kepemimpinan Prabowo.
“Pak Prabowo dengan kerendahhatiannya menyampaikan agar tidak buru-buru bicara dua periode karena baru beberapa bulan menjabat. Tapi semangat kerja kita tidak boleh surut,” ujar Muzani dalam keterangannya, Senin (19/5/2025).
Baca Juga : Prabowo Gandeng Kampus Inggris, Indonesia Akan Bangun 10 Universitas Baru
Ia menilai bahwa dengan menunjukkan kinerja yang konsisten, masyarakatlah yang akan mendorong Prabowo untuk kembali maju dalam Pilpres 2029.
Muzani mengingatkan agar seluruh kader Gerindra menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan menjauhi tindakan yang bisa mencoreng citra partai. Ia juga meminta agar sesama kader saling mengingatkan jika ada perilaku yang dapat menurunkan kepercayaan rakyat.
“Jika kita bisa menjaga marwah partai dan bekerja sungguh-sungguh, maka keinginan rakyat untuk melihat Pak Prabowo melanjutkan kepemimpinan bisa menjadi kenyataan,” ujarnya optimistis.
Baca Juga : Prabowo Terbang ke London untuk Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia–Inggris
Apel kader tersebut turut dihadiri Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, serta para kepala daerah dari berbagai kota dan kabupaten di provinsi itu.
Sebelumnya, Presiden Prabowo secara tegas menginstruksikan kepada seluruh kader Gerindra untuk tidak mempromosikan gagasan “dua periode” dalam waktu dekat. Hal itu disampaikan dalam Kongres IV Tunas Indonesia Raya (Tidar), sayap pemuda Gerindra, di Jakarta.
“Saya mohon, jangan sebut itu dulu. Kita baru mulai menjalankan amanah rakyat, belum satu tahun,” kata Prabowo saat itu.
Baca Juga : DPR Sebut Kunjungan Prabowo ke IKN Jadi Pesan Politik Penting
Pernyataan ini dianggap sebagai bentuk kehati-hatian politik Prabowo agar fokus pemerintahan tetap tertuju pada kinerja dan pemenuhan janji kepada rakyat, bukan pada manuver politik jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News